Bicara Piala Dunia, Indra Sjafri Sentil PSSI: Tanpa 5 Langkah Ini Indonesia Sulit Bersaing

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih timnas Indonesia, Indra Sjafri, mengungkapkan lima langkah strategis yang perlu dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) guna membangun fondasi kuat sepak bola nasional agar mampu tampil di ajang Piala Dunia.

Menurut Indra, langkah pertama yang harus menjadi prioritas adalah pembangunan infrastruktur sepak bola yang merata, tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah hingga desa sebagai basis pembinaan pemain usia dini.

“Infrastruktur bukan hanya membangun stadion di kota, lapangan sepak bola di desa juga harus diperbaiki,” kata Indra Sjafri dilansir Rabu (4/1/2026).

Indra menjelaskan, Indonesia masih membutuhkan pembenahan mendasar agar memiliki peluang realistis menembus panggung Piala Dunia, setidaknya pada edisi 2034.

Langkah kedua yang disorot Indra adalah perlunya pembaruan kurikulum sepak bola nasional agar selaras dengan perkembangan dan tren permainan di level global. 

Kurikulum yang adaptif dinilai penting untuk memastikan metode latihan dan pendekatan taktik tidak tertinggal dari negara-negara maju sepak bola dunia.

Selanjutnya, langkah ketiga adalah memperbanyak jumlah pelatih berkualitas, khususnya pelatih yang memiliki lisensi A Pro. Menurut Indra, peningkatan kuantitas dan kualitas pelatih menjadi prasyarat mutlak bagi kemajuan sepak bola nasional.

“Indonesia baru punya 44 orang pelatih yang berlisensi A Pro. Kalau dibandingkan dengan Jepang, mereka sudah memiliki ribuan pelatih dengan lisensi tersebut,” ujarnya.

Langkah keempat yang tak kalah penting adalah membangun jalur pembinaan pemain yang jelas dan terstruktur, mulai dari usia dini hingga level profesional. 

Sistem pembinaan berjenjang dinilai mampu menciptakan kesinambungan dalam pengembangan talenta sepak bola nasional.

Terakhir, Indra menekankan pentingnya penguatan kompetisi usia muda sebagai fondasi regenerasi jangka panjang. 

Kompetisi yang rutin dan berkualitas diyakini dapat meningkatkan jam terbang, mental bertanding, serta daya saing pemain muda Indonesia.

Terkait hal tersebut, Indra mengapresiasi PSSI yang dinilainya telah mulai menjalankan langkah kelima tersebut.

“Kalau lima hal ini diperbaiki, baru cita-cita 2034 bisa dibicarakan,” kata pria berusia 63 tahun itu.(ant/lgn)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Video: Demi Hilirisasi, Penambang Bauksit Minta Kepastian Harga-Lahan
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lowongan Tenaga Kesehatan RSUD AWS Samarinda 2026, Cek Formasi dan Jadwal Seleksi
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Gus Ipul Prihatin Bocah SD di NTT Bunuh Diri: Ini Jadi Atensi Pemerintah
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenperin Tanggapi Temuan Transaksi Mencurigakan PPATK di Perdagangan Tekstil
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tak Semua Ruas Tol Pakai Lampu Jalan, Ini Alasannya
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.