Indra Sjafri: Anak Indonesia Akan Nyaman Bermain dengan Cara Indonesia

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Tri Cahyo Nugroho

TVRINewsJakarta, Indonesia

Mantan pelatih tim nasional U-22 Indra Sjafri memberikan masukan penting untuk Indonesia jika ingin lolos ke Piala Dunia pada 2034.

Mantan pelatih tim nasional U-22 Indra Sjafri memberikan lima masukan penting jika Indonesia ingin memajukan sepak bola dan mencapai target untuk lolos ke Piala Dunia 2034.

Hal tersebut diungkapkan pria yang akrab disapa Coach Indra saat menjadi salah satu narasumber di acara diskusi bertajuk Dialog Meja Bundar Piala Dunia 2026, Pers dan Peradaban Publik Kita, Siaran Olahraga sebagai Ruang Edukasi, Literasi, dan Penguatan Nilai Kepublikan di Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Sebagai praktisi sepak bola, menurut Indra, siaran Piala Dunia 2026 bakal memiliki pengaruh yang besar bagi perkembangan sepak bola di Indonesia. Bagi orang-orang seperti dirinya, siaran pertandingan memang ditunggu sebagai hiburan.

“Tetapi yang paling orang-orang seperti saya tunggu adalah paska-Piala Dunia. Sebagai pelatih saya menunggu laporan dari FIFA, report teknisnya yang keluar tiga bulan setelah Piala Dunia selesai. Itu semua data tentang Piala Dunia ada,” kata Indra.

“Bagi setiap federasi sepak bola di dunia, data itu jadi acuan untuk akselerasi, inovasi, dan perbaikan teknik di negara masing-masing.”

Indonesia sendiri sejatinya sudah memiliki filosofi sejak 2017, saat Indra ikut berperan di federasi (PSSI) dalam menangani tim nasional untuk usia 16 sampai 23 tahun, plus 24 untuk Asian Games.

“Dari situ saya melihat dan menilai bahwa anak-anak Indonesia akan nyaman bermain (sepak bola) dengan cara Indonesia, kultur dan peradaban Indonesia. Orang Indonesia tidak akan nyaman bermain dengan cara, kultur, dan peradaban negara lain. Saya jamin itu,” tuturnya.

Coach Indra juga menekankan bila yang ia sebutkan itu di luar akselerasi yang sempat coba dilakukan PSSI untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Lebih lanjut ia menjelaskan paling tidak ada lima hal yang harus diperbaiki Indonesia untuk memajukan sepak bola. Pertama, infrastruktur.   

“Infrastruktur bukan hanya di kota, bukan hanya membangun stadion. Lapangan sepak bola yang harus diperbaiki itu di desa. Korelasinya dengan siaran Piala Dunia seperti yang akan dilakukan TVRI, itu bisa memotivasi anak-anak,” ucap Indra.

“Piala Dunia berlangsung satu bulan, sama seperti kursus kepelatihan lisensi A di PSSI. Banyak yang bisa diambil dari Piala Dunia jika memandang dari sudut praktisi.”

Kedua, kurikulum. Menurut Indra, Indonesia sudah memilikinya dan itu yang harus di-upgrade mengacu data teknis dari FIFA tentang Piala Dunia, semisal tren sepak bola apa yang akan terjadi setelahnya.

“Di Qatar (pada Piala Dunia 2018) lalu misalnya. Data FIFA menunjukkan bila 83 persen gol terjadi lewat winger. Lalu, mengapa (saat menjadi pelatih) saya dilarang mengandalkan winger?” tutur Indra.

Ketiga, jumlah pelatih. Indra menjelaskan, negara sebesar Indonesia hanya memiliki 13 ribu pelatih dengan lisensi A pro hanya 44 orang.

“Bandingkan dengan Jepang misalnya, yang sudah memiliki 86 ribu pelatih, dengan ribuan yang sudah pegang lisensi A pro,” kata Indra seraya menyebut dengan kondisi seperti sekarang, akan sangat sulit bagi Indonesia untuk menembus Piala Dunia, bahkan di level junior sekalipun.

Keempat, tahapan pembinaan. Ini semua harus clear, sesuai tahapan. “Harus jelas, itu yang dilakukan negara-negara lain yang sudah maju,” tutur Indra.

Kelima, kompetisi usia muda. “Alhamdulillah saat ini PSSI sudah mulai. Dari tingkat Asprov sudah ada Soeratin (Piala Soeratin) usia 13, 15, dan 17. Yang Elite ada Elite Pro Academy usia 16, 18, dan 20,” ucap Indra.

Menurutnya, kalau lima hal ini diperhatikan dan dibenahi serius, bukan tidak mungkin pada tahun 2034 nanti Indonesia bisa bicara di Piala Dunia.  

Editor: Tri Cahyo Nugroho

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Saham Gorengan
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Bahas RI Masuk Board of Peace dengan Puluhan Tokoh Islam
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
OJK Dukung Polisi Usut Dugaan Pidana Pelaku Saham Gorengan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Istri Eks Kapolri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bos NATO Datang ke Kyiv, Putin Luncurkan 520 Drone-Rudal ke Ukraina
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.