Anak SD di NTT Diduga Bunuh Diri, Cak Imin: Cambuk untuk Terus Waspada

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai kasus anak SD yang bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menjadi cambuk bagi semua orang mengenai kewaspadaan kondisi masyarakat.

Cak Imin mengimbau setiap orang agar waspada dan mudah jika dimintai bantuan oleh orang lain.

"Ya, ini harus menjadi cambuk ya, kewaspadaan kita, kehati-hatian kita, semua membuka diri untuk mudah dimintain tolong oleh siapapun," kata Cak Imin di Kawasan Pecenongan, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam.

Baca juga: Mensos Prihatin Anak SD Bunuh Diri di NTT: Jadi Atensi Bersama

Bukan hanya masyarakat, pemerintah juga harus waspada dan memerhatikan rakyatnya.

"Nah, pemerintah juga waspada, masyarakat satu dengan lain harus gotong royong," tuturnya.

Ketum PKB ini juga menilai akar masalah terkait kasus bunuh diri itu juga harus diselesaikan.

"Yang ketiga harus kita cari akar masalah frustrasi sosial itu sudah sejauh mana. Tapi yang penting keterbukaan, gotong royong, apa namanya, menjadi cambuk lah kita untuk terus waspada," kata dia.

Baca juga: Siswa SD di NTT Diduga Bunuh Diri, Negara Diminta Tak Biarkan Anak Pikul Beban Hidup Sendirian

Anak SD di NTT diduga bunuh diri 

Seorang anak berusia 10 tahun dengan inisial YBS tewas dan diduga mengakhiri hidupnya  pada Kamis (29/1/2026) siang.

Sebelum kejadian, siswa yang baru duduk di bangku kelas IV tersebut sempat meminta uang kepada sang ibu untuk membeli buku dan pulpen, sebagaimana dilaporkan Kompas.id pada Senin (2/2/2026).

Tapi, permintaan itu tak bisa dikabulkan karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Kasus ini menyedot perhatian publik secara meluas, bahkan ada anggota DPR yang mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk usut tuntas.


Layanan konseling pencegahan bunuh diri

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak situs web Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengintip Layanan Kesehatan Gratis di Sumut dan Sumbar, Bikin Warga Lebih Ceria
• 5 menit lalukumparan.com
thumb
Nekat Melintas meski Palang Pintu Ditutup, Mobil Ringsek Ditabrak Kereta di Cilacap
• 48 detik lalurctiplus.com
thumb
RI Gabung Board of Peace Inisiatif Trump, Menag: Presiden Prabowo Future-Oriented
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
DPR Desak PPATK Tindaklanjuti Temuan Transaksi Mencurigakan Rp189 Triliun
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Latin: Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Lengkap
• 4 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.