GenPI.co - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah merespons pengakuan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang siap mati-matian demi PSI.
Dedi menilai pernyataan sikap politik Jokowi tersebut, kental dengan kepentingan pribadi daripada keinginan membesarkan partai.
Dia menyebut eks Wali Kota Surakarta itu berusaha menjaga keluarganya tetap berkuasa, melalui kerja keras di partai berlogo Gajah tersebut.
“Jelas ini ambisi Jokowi. Bukan mengenai kepentingan partai politik lebih besar. Ini demi kepentingan kekuasaan keluarga Jokowi,” katanya dikutip dari JPNN, Rabu (4/2).
Dedi menilai PSI, telah menjelma menjadi partai keluarga Jokowi. Jadi, wajar eks Gubernur DKI Jakarta itu, ingin berjuang memenangkan parpol tersebut.
Menurut dia, langkah politik Jokowi untuk membesarkan PSI, berkaitan dengan upaya meningkatkan nilai tawar Gibran Rakabuming Raka.
“Upaya penuh Jokowi adalah hal lumrah. PSI adalah partai keluarga Jokowi. Jokowi tidak ada di partai lain, dan Gibran saat ini sebagai Wapres,” ucapnya.
Sebelumnya, Jokowi menyatakan siap mati-matian berjuang untuk partai yang dipimpin putra bungsungnya, yakni Kaesang Pangarep.
Jokowi mengatakan masih mampu melakukan kampanye ke seluruh provinsi di Indonesia, ke kabupaten, hingga kecamatan.
“Saudara-saudara bekerja mati-matian demi PSI, saya pun akan kerja mati-matian untuk PSI,” ucap Jokowi, saat Rakernas PSI. (ast/jpnn)
Video heboh hari ini:




