GenPI.co - Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyoroti kondisi kesehatan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), yang belum lama memberi pidato politik di Rekernas PSI.
Hendri Satrio mengatakan Jokowi menyatakan masih kuat dan mampu untuk berkeliling ke seluruh provinsi di Indonesia, demi PSI.
“Kenapa mengatakan masih kuat dan masih mampu? Apakah karena banyak orang meragukan kesehatannya,” katanya dikutip dari akun YouTube miliknya, Rabu (4/2).
Dia menilai Jokowi masih mampu berkeliling Indonesia, tanpa harus mengatakan dua kalimat itu. Sebab, yang bersangkutan masih muda.
“Kalau mengatakan masih kuat dan masih mampu keliling Indonesia itu, menimbulkan pertanyaan kesehatannya. Memang kenapa ya? Kan seorang Jokowi baik-baik saja,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Hensa itu, juga menyoroti langkah politik Jokowi yang belum dinyatakan masuk dalam jajaran pengurus PSI.
“Walaupun tidak masuk dalam jajaran kepengurusan PSI, Jokowi semakin meyakinkan bahwa dia adalah tokoh utama PSI,” tuturnya.
Hensa menyebut ada beberapa alasan Jokowi tidak masuk dalam jajaran pengurus PSI. Pertama, untuk menjaganya sebagai tokoh sentral nasional.
Sebab, pasti akan ada momentum, semisal Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia atau Ketua PAN Zulkifli Hasan menghadap Jokowi.
“Itu menjadi hal yang aneh (kalau Jokowi masuk jajaran kepengurusan). Karena, ada ketua umum partai politik menghadap tokoh partai lain, yang bukan pejabat negara,” ujarnya.
Hensa mengatakan alasan kedua, yakni kemungkinan Jokowi belum berani masuk dalam jajaran kepengurusan.
“Mungkin beliau belum berani. Padahal, kalau dia masuk (pengurus PSI) akan baik sekali,” ucapnya. (*)
Video viral hari ini:



