BMKG Ingatkan Warga Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan hingga 6 Februari 2026.

BMKG Ingatkan Warga Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

IDXChannel - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan hingga 6 Februari 2026.

BMKG mencatat bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 4-30 knot. 

Baca Juga:
Gelombang Tinggi 29 Januari-1 Februari, BMKG Imbau Industri Pelayaran Diminta Waspada

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Arafuru," kata BMKG, Rabu (4/2/2026).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka Bagian Utara, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, Samudera Hindia barat Bengkulu, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian selatan, Laut Jawa bagian tengah, Samudera Hindia selatan Banten, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, Samudera Hindia selatan Jawa Timur.

Baca Juga:
BMKG Tegaskan OMC Adalah Mitigasi Terukur, Bukan Pemicu Cuaca Tidak Stabil

Samudera Hindia selatan NTB, Laut Bali, Laut Flores, Selat Malaka bagian selatan, Laut Sulawesi bagian tengah, Laut Banda, Laut Arafuru bagian Tengah, Laut Arafuru bagian Utara, Samudera Pasific utara Papua.

Kemudian wilayah Samudera Hindia barat Aceh, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia barat Lampung, Selat Karimata bagian Utara, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa Bagian timur, Samudera Hindia selatan Jawa Barat.

Baca Juga:
Gempa M4,2 Guncang Cilacap, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Bawah Laut

Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudera Hindia selatan Bali, Samudera Hindia selatan NTT, Laut Sumbawa, Teluk Bone, Laut Sulawesi bagian barat, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian timur, Samudera pasifik utara Papua Barat.

Baca Juga:
BMKG Prediksi Hujan Lebat Terjadi hingga Februari dan Kemarau di Mei 2026

Sedangkan, kata BMKG, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di Laut Maluku, Samudera Pasifik utara Maluku, Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. 

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
UNIFA Terima Kunjungan Silaturahmi Ombudsman Sulsel
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Perkuat Sekolah Rakyat, Kemensos Sinkronkan Data 66 Titik ke Dapodik
• 2 jam laludisway.id
thumb
Meski Akui Ressa sebagai Anak, Kasus Dugaan Penelantaran Anak Kemungkinan Berlanjut, Pihak Denada Tolak Gugatan Rp 7 Miliar
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Pimpin Pelepasan Jenazah, Irwasum Polri: Eyang Meri Sosok Sederhana, tapi Berperan Besar
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Guru Besar UI Khawatir Kasus Pertamina Buat Anak Muda Takut Berbisnis dengan Negara
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.