Gaza Diserang Lagi, Menlu Sugiono Sebut Belum Ada Sanksi BoP ke Israel

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada tindakan atau sanksi resmi dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) terhadap Israel, meski serangan ke Gaza masih terus terjadi.

Hal tersebut disampaikan Sugiono usai menghadiri agenda Presiden Prabowo Subianto yang menerima tokoh dan pimpinan organisasi Islam serta pimpinan pondok pesantren di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menanggapi pertanyaan terkait sikap BoP terhadap Israel, Sugiono mengatakan negara-negara anggota telah menyampaikan sikap bersama melalui pernyataan resmi.

“Kemarin kan kita sudah keluarkan statement,” ujar Sugiono kepada wartawan. 

Namun, Sugiono mengakui hingga kini belum ada langkah institusional dari Dewan Perdamaian atau BoP, baik berupa peringatan maupun sanksi. 

“Dari Board of Peace-nya sendiri belum ada. Sekretariatnya juga masih berproses, kantornya di mana, bentuknya seperti apa, itu semua masih berjalan,” jelasnya.

Baca Juga

  • Muhammadiyah Dukung Penuh Keputusan Prabowo soal RI Gabung Dewan Perdamaian
  • Ketum PBNU Gus Yahya Ungkap Pertemuan dengan Prabowo soal Dewan Perdamaian
  • MUI: Prabowo Sebut Indonesia Bisa Keluar dari Dewan Perdamaian, Asalkan...

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh negara-negara anggota merupakan suara kolektif dari pihak-pihak yang tergabung dalam BoP. Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan keprihatinan dan posisi bersama terhadap situasi yang berkembang.

Terkait kemungkinan digelarnya pertemuan lanjutan atau summit BoP, Sugiono menyebutkan bahwa sesuai piagam, pertemuan rutin memang diatur. Namun, untuk agenda tingkat tinggi seperti summit, belum ada pembahasan lebih lanjut.

 “Sejauh ini belum ada pembicaraan, tapi bisa saja terjadi. Situasinya kan sangat tidak terprediksi,” katanya.

Sugiono menekankan pentingnya sikap tenang dan tidak emosional dalam menyikapi perkembangan konflik Palestina. Ia mengingatkan bahwa sejak 1947 telah terjadi belasan upaya perdamaian yang belum membuahkan hasil.

“Ini adalah satu kesempatan yang harus kita manfaatkan supaya bisa berhasil,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Bocor? Suzuki e-Vitara Bisa Masuk di Segmen Rp400-600 Jutaan
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Megawati Ungkap Rahasia Rekonsiliasi Konflik di Masa Pemerintahannya
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
RI Kebut Free Float Saham 15%, Intip Porsi Saham Beredar di Emerging Market Lain
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Ikuti Perintah Prabowo, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Atribut Partai dan PKL di Trotoar
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Pemain Pinjaman Persija Langsung Nyetel, Krusial Bantu Arema FC Tekuk Persijap
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.