Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pembaruan terkait rencana pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Hal tersebut disampaikan Sugiono usai menghadiri agenda Presiden Prabowo yang menerima tokoh dan pimpinan organisasi Islam serta pimpinan pondok pesantren di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Sugiono mengatakan pemerintah Indonesia masih menunggu kepastian jadwal dari pihak Amerika Serikat.
“Belum ada lagi. Masih menunggu jadwal dari sana,” ujar Sugiono saat ditanya mengenai perkembangan pertemuan kedua kepala negara.
Terkait lokasi pertemuan, Sugiono menyebutkan kemungkinan pertemuan akan berlangsung di Amerika Serikat.
“Di DC lah, di Amerika. Tapi belum tahu nanti di Washington DC atau di Mar-a-Lago,” katanya.
Baca Juga
- Spesifikasi Pesawat Kepresidenan yang Digunakan Presiden Prabowo ke Luar Negeri
- Prabowo: Kemiskinan Tak Bisa Diterima di Tengah Kekayaan Indonesia
- Muhammadiyah Dukung Penuh Keputusan Prabowo soal RI Gabung Dewan Perdamaian
Selain agenda penandatanganan kesepakatan tarif perdagangan, Sugiono menjelaskan bahwa pertemuan tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk memperbarui pembahasan situasi terkini serta kerja sama lainnya. Salah satunya berkaitan dengan implementasi keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
“Intinya penandatanganan terhadap kesepakatan tarif. Dan pastinya juga update situasi terkini, termasuk kaitannya dengan Board of Peace. Implementasinya masih terus dikaji dan digodog,” jelasnya.



