Pertemuan Presiden Prabowo dengan Tokoh Islam Jadi Agenda Rutin

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin Presiden Prabowo yang telah beberapa kali dilakukan sebelumnya.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Tokoh Islam Jadi Agenda Rutin (Setkab)

IDXChannel - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan ormas Islam, ulama, dan pimpinan pondok pesantren di Istana Kepresidenan, menjadi agenda rutin.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan agenda rutin Presiden Prabowo yang telah beberapa kali dilakukan sebelumnya.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Akan Temui Donald Trump Bahas Tarif Impor

“Presiden melakukan pertemuan, diskusi dengan tokoh-tokoh ormas, tokoh-tokoh muslim dan tokoh-tokoh pondok pesantren. Ini adalah pertemuan yang sebenarnya rutin, beberapa waktu yang lalu juga pernah dilakukan oleh Bapak Presiden,” kata Prasetyo Hadi, dikutip Rabu (4/2/2026).

Dia menambahkan, pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari dialog-dialog sebelumnya yang dilakukan Presiden, baik secara terbuka maupun tertutup, sebagai bagian dari komunikasi berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga:
AHY Bakal Supervisi Sejumlah Kementerian Wujudkan Gerakan Gentengisasi Prabowo

“Presiden selalu menjadikan forum-forum diskusi sebagai media untuk mendapatkan masukan masukan dari para tokoh-tokoh,” kata Mensesneg.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Akan Temui Petinggi Ormas Islam Siang Ini, Bahas Board of Peace

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo secara konsisten membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan.

Terkait adanya perbedaan pandangan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, Prasetyo menilai hal tersebut bukan merupakan bentuk penolakan, melainkan akibat belum tersampaikannya informasi secara menyeluruh.

“Bukan resistensi, mungkin masih ada perbedaan pandangan yang mungkin itu karena belum tersampaikan secara utuh apa yang melandasi keputusan dari Bapak Presiden dan keputusan pemerintah termasuk disitu kan ada poin-poin apa namanya yang diatur di dalam Board of peace yang itu juga menjadikan perkembangan yang barangkali ini belum tersampaikan secara utuh,” katanya.

Dia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi agar kebijakan pemerintah dapat dipahami secara lebih komprehensif oleh seluruh pihak.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gugat Cerai Suami, Boiyen Tidak Tuntut Gana-gini, Cuma Pengin Pisah
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Pramono Pastikan Belum Ada Laporan Kasus Infeksi Virus Nipah di Jakarta
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Saksi Ahli Tegaskan Penyewaan Kapal PT JMN Bukan Tindak Pidana
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamendagri Ribka Tegaskan Kemendagri Dukung Digitalisasi Penyaluran Bansos
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
BPS Catat Nilai Ekspor Batu Bara Merosot Turun Hampir 20 Persen Sepanjang 2025
• 23 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.