Pantau - Pemerintah Iran sedang mempersiapkan waktu dan tempat untuk mengadakan perundingan dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, kepada kantor berita resmi IRNA pada Selasa.
Rencana ini disusun berdasarkan arahan langsung dari Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.
"Perencanaan telah dilakukan untuk mengadakan perundingan dalam beberapa hari ke depan, dan konsultasi sedang berlangsung untuk menentukan lokasi, yang akan diumumkan setelah diputuskan", ujar Baghaei.
Iran Apresiasi Dukungan Negara SahabatBaghaei mengapresiasi negara-negara sahabat yang menunjukkan kepedulian dan niat baik untuk membantu membuka jalan bagi proses diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat.
Ia menekankan bahwa waktu dan lokasi perundingan tidak seharusnya menjadi bahan spekulasi media.
"Pada prinsipnya, lokasi dan waktu perundingan bukan persoalan rumit dan tidak boleh dijadikan alat permainan media", tegasnya.
Sejumlah negara kawasan disebut telah menawarkan diri menjadi tuan rumah perundingan, di antaranya adalah Turki dan Oman.
Baghaei menyebut bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari langkah strategis Iran dalam memperkuat jalur diplomasi baik di tingkat regional maupun internasional.
Iran memandang perundingan ini sebagai langkah penting dalam membuka ruang dialog dan penyelesaian isu-isu yang selama ini menjadi titik ketegangan dengan Amerika Serikat.




