Purbaya: Anggaran Proyek “Gentengisasi” Rp1 Triliun dari APBN 2026

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews - Jakarta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa anggaran program ”Gentengisasi” yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Kebutuhan anggaran program tersebut diperkirakan tidak akan menembus angka Rp 1 triliun.

Adapun program Gentengisasi, bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Dengan tujuan mengganti atap rumah dari seng ke genteng berbahan batuan yang dinilai lebih aman dan merubah tampilan.

Purbaya menegaskan kebutuhan dana untuk program tersebut relatif kecil dan masih berada dalam batas yang terkendali.

Purbaya menjelaskan, alasan anggaran tidak mencapai 1 Triliun, berdasarkan jumlah rumah yang masih memakai atap seng. Sebab, menurutnya tidak semua rumah masih menggunakan seng. Dalam implementasinya, pemerintah akan melakukan kurasi terhadap rumah-rumah yang benar-benar memerlukan penggantian. Hal inilah yang membuat realisasi anggaran diprediksi jauh lebih kecil dibandingkan perkiraan publik.

“Gentengisasi enggak sampai Rp 1 triliun (anggarannya),” kata Purbaya di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

“Yang diganti paling berapa puluh persen, diganti yang pakai seng. Jadi harusnya angkanya lebih kecil,” ungkapnya.

Terkait sumber dana, Purbaya menjelaskan, sebagian pendanaan program tersebut berpotensi berasal dari dana cadangan pemerintah, yang kemungkinan bersumber dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). Ia juga membuka peluang adanya realokasi anggaran dari program lain, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), maupun dari kementerian dan lembaga terkait.

“Ada kemungkinan dari situ (anggaran Makan Bergizi Gratis yang dipotong), ada kemungkinan dari tempat lain. Tapi cukuplah nggak banyak-banyak banget kalau nggak salah anggarannya,” jelas Purbaya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mahfud Sentil Polisi Berulah di Kasus Es Gabus pada Masa Reformasi Polri: Bebal Namanya, Keterlaluan
• 3 jam lalukompas.com
thumb
DJP Catat 1,34 Juta SPT Tahunan Sudah Dilaporkan per 3 Februari 2026
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Mendagri Tito Melayat ke Rumah Duka Meriyati Hoegeng, Kenang Almarhumah sebagai Panutan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Wasit Sepak Bola Diduga Jual Istri Lewat Aplikasi MiChat, Polisi Periksa 4 Saksi
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Duga RK Ajak Orang Lain Saat Pergi ke Luar Negeri Pakai Uang Rasuah Iklan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.