FAJAR, BULUKUMBA – Demonstran warga yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Relawan Rakyat menerobos masuk ke ruang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba.
Padahal di ruang Paripurna sedang berlangsung Rapat Paripurna Perayaan Ulang Tahun Bulukumba yang ke 66 tahun.
Dengan menerobosnya massa Demonstran tersebut, Anggota DPRD Bulukumba, Andi Usdar pertanyaan kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulukumba.
Ia menyatakan bahwa Satpol-PP yang bertugas harusnya menahan massa Demonstran di pintu pagar DPRD, bahkan kata dia, Kesbangpol juga mestinya melakukan identifikasi dini terhadap isu-isu yang berkembang, juga melakukan koordinasi kepada pihak-pihak yang ingin melakukan demonstran.
“Ini tidak benar, kinerja Satpol-PP dan Kesbangpol perlu dievaluasi,” ucap Andi Usdar, Rabu 4 Februari 2026 saat ditemui disela-sela acara perayaan HUT Bulukumba.
Anggota DPRD Dapil Gantarang dan Kindang itu berharap agar kedepannya tidak terulang lagi kejadian tersebut, apalagi kata dia, ada banyak tamu undangan yang hadir.
“Padahal acara HUT Bulukumba yang ke 66 ini banyak tamu yang datang, juga mestinya menjadi momentum yang khidmat, tapi justru jadi kacau karena tembusnya demonstran masuk ke ruang Paripurna,” kesalnya.
Untuk diketahui, Demonstran yang mengatasnamakan dirinya dari Gerakan Relawan Rakyat menyuarakan penolakan pembangunan pabrik petro kimia di Bontobahari. (Fad)




