Viral seorang ustaz di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, yang merupakan guru ngaji bagi anak-anak, tidak mampu membeli beras karena tidak punya uang.
Ustaz tersebut tepergok belum makan karena "napasnya seperti orang puasa".
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM pun langsung memberikan pekerjaan untuk ustaz tersebut. Momen ini ia unggah di akun sosmednya, Rabu (4/2).
KDM mengawali percakapannya dengan ustaz tersebut sebagai "Orang yang lapar tapi tetap mengajar mengaji".
Ustaz itu pun menceritakan ke KDM tentang apa yang dialaminya saat direkam—dan kemudian menjadi viral.
"Memang waktu di hari itu saya enggak ada uang untuk beli beras. Cuman ya viral ya menjadi besar kayak saya itu enggak makan berhari-hari," ujar ustaz itu. Padahal, setelah itu pun ia makan.
Ustaz tersebut bercerita bahwa ia sempat berusaha untuk dagang basreng alias bakso goreng, namun bangkrut dengan utang hampir Rp 80 juta.
"Bukan jodohnya mungkin," kata sang ustaz.
Pastikan Tetangga BaikIa lalu bercerita bahwa sesungguhnya anak-anak didiknya suka memberi infak, bahkan tetangganya juga suka menolong.
Ia menegaskan, andaikata ia bercerita ke tetangga bahwa tidak sanggup beli beras, pastilah tetangganya itu memberikan beras miliknya tanpa syarat.
KDM pun langsung memberikan pekerjaan, dan langsung bisa dimulai sepulang ustaz itu umrah.
"1 Maret 2026, Pak Ustaz nanti kerja sebagai tenaga kebersihan di lingkungan Gedung Sate," ujar KDM.
Ia melanjutkan, "Karena keahliannya bisa nembok, bisa ngelas, nanti kan bantu-bantu pekerjaan di Gedung Sate. Bergaji tiap bulan. Pak Ustaz bersedia?"
Ustaz itu pun menyatakan kesediannya.
KDM lalu menuturkan bahwa orang yang seharian telat makan tidak bisa membeli beras bisa jadi banyak.
"Bisa jadi bukan Bapak (seorang), pasti banyak," kata KDM.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491547/original/045247600_1770099231-Rasio_Ridho_Sani.webp)