JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021-2023.
Salah satu yang ditelisik pihak Lembaga Antirasuah yakni aktivitas Ridwan Kamil atau RK di luar negeri saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat atau Jabar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan pendalaman mengenai kegiatan RK di luar negeri ini lebih spesifik didalami penyidik ihwal sumber pembiayaan selama perjalanan, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri-Dugaan Penukaran Uang Miliaran Rupiah
“Pembiayaannya dari mana? Apakah full (seluruhnya) dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara), atau seperti apa?” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Hal itu juga berkaitan dengan pendalaman atas sumber-sumber penghasilan RK selama menjadi Gubernur Jabar.
“Selain sebagai gubernur, apakah ada penghasilan lainnya? Ini kemudian dikroscek dengan aset-aset yang dimiliki,” ucap Budi, dikutip dari Antara.
Selain itu, kata dia, KPK juga mengusut terkait sosok-sosok atau pihak yang diduga ikut serta mendampingi dalam kegiatan Ridwan Kamil di luar negeri.
"Apakah memang dibutuhkan dalam kegiatan RK selaku gubernur atau tidak, atau seperti apa?" ujarnya.
Dalam perkara kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank BJB, KPK telah menetapkan lima tersangka yang pada saat itu menjabat.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- kpk
- kasus bjb
- ridwan kamil
- rk
- aktivitas rk di luar negeri
- pembiayaan



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5325279/original/030384100_1755948443-1869bb00-ebd3-40bb-ae16-e7337cd81a89.jpeg)