Purbaya dan Konsensus Ekonom Kompak Ramal Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,1%

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Konsensus ekonom dan analis memperkirakan kinerja ekonomi Indonesia 2025 hanya akan tumbuh paling tinggi 5,1% secara tahunan atau year-on-year (YoY). 

Angka ini sejalan dengan proyeksi konservatif Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Sementara proyeksi paling optimistis berada di angka 5,2%.

Berdasarkan estimasi median (median estimate) dari perkiraan para ekonom dan analis yang dihimpun Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun lalu yakni sebesar 5,1% jelas berada di bawah target APBN yakni 5,2%. 

Estimasi tertinggi yakni pertumbuhan ekonomi 5,3% yang disampaikan satu-satunya oleh ekonom Citigroup Securities Indonesia, Helmi Arman. 

Ada juga yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2%, atau sesuai target pemerintah, yakni Juniman Juniman (PT Bank Maybank Indonesia Tbk.), Josua Pardede (PT Bank Permata Tbk.), Suryaputra Wijaksana (PT Uob Kay Hian Securities), Rully Arya Wisnubroto (PT Mirae Asset Sekuritas Indoesia), dan David Sumual (PT Bank Central Asia Tbk.). 

Prediksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1% lalu berasal dari Euben Paracuelles (Nomura Singapore Limited), Radhika Rao (Dbs Bank Ltd.), Pranjul Bhandari (HK and SH Banking Corp Ltd), Fikri C Permana (KB Valbury Sekuritas), Brian Tan (Barclays Bank PLC), Hosianna Evalita Situmorang (PT Bank Danamon Tbk.), serta Krystal Tan (Australia & New Zealand Banking Group). 

Baca Juga

  • Prabowo Rombak Aturan Dagang: Peran Menko Perekonomian Dipangkas, MLM Dilarang Masuk Marketplace
  • Setoran Pajak Jauhi Zona Kontraksi, Purbaya yakin Ekonomi 2026 Sesuai Prediksi
  • Purbaya Kirim Sinyal Kinerja Ekonomi 2025 Tak Sesuai Ekspektasi

Adapun prediksi terendah yakni 4,7% dari Enrico Tanuwidjaja (PT Bank Uob Indonesia), 4,8% oleh Jaemin Bang (Moodys Analytics Singapore), serta 4,9% dari Lavanya Venkateswaran (Oversea-Chinese Banking Corp), Cimb Ltd dan Jin Tik Ngai (JP Morgan Chase Bank NA). 

Menariknya, dua bank BUMN memiliki prediksi berbeda terkait dengan pertumbuhan ekonomi 2025 yang rencananya akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) besok, Kamis (5/2/2026). PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memperkirakan ekonomi tahun lalu tumbuh 5,23%, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI (BBRI) hanya 5,17%. 

Proyeksi Purbaya

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 berpeluang di bawah target yang ditetapkan pada APBN yakni 5,2%.

Dua hari sebelum pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS), Bendahara Negara memperkirakan ekonomi sepanjang tahun lalu bisa tumbuh hanya sekitar 5,1%. Dengan demikian, ekonomi tahun lalu berpeluang tumbuh di bawah target pemerintah. 

"[Tumbuh] 5,2%, 5,1% lah. Ada kemungkinan [di bawah target APBN], tetapi kita lihat. Saya enggak tahu angkanya belum keluar kan? Kalau tebakan saya 5,2%, tapi kami enggak tahu. Nanti salah lagi, jadi saya enggak intervensi BPS," katanya usai menghadiri acara Indonesia Economic Summit (IES), Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/2/2026). 

Namun demikian, Purbaya mengatakan bahwa ke depan pertumbuhan ekonomi bisa semakin melesat pada 2026. Dia mencontohkan sejumlah indikator perekonomian di awal tahun seperti indeks PMI manufaktur yang masuk ke zona ekspansif di 52,3 pada Januari 2026, setelah sebelumnya berada di level 51. 

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu mengeklaim indikator tersebut menunjukkan kondisi ekonomi akan membaik. Di sisi lain, dia turut melihat geliat perekonomian dari penerimaan pajak APBN Januari 2026 yang disebutnya tumbuh 30% (YoY). 

"Angka yang baru kami terima tadi, pajak Januari net tumbuh 30% dibanding tahun lalu Januari. Jadi bagus keadaannya, ekonominya lebih bagus," katanya. 

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, saat menghadiri acara yang diselenggarakan Asosisasi Perusahaan Jalur Prioritas (APJP), Kamis (29/1/2026), menyatakan pemerintah masih optimistis pertumbuhan ekonomi masih bisa mencapai 5,2%. 

"Kami yakin mudah-mudahan di 2025 masih 5,2% walaupun beberapa pengamat menyampaikan 4,9% dan sebagainya, pemerintah masih sangat yakin. Di 2026 pemerintah yakin mampu tumbuh minimal 5,4% jadi akan jauh lebih tinggi daripada 2025," terang pria yang akrab disapa Susi itu. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
7 Kalimat yang Diucap Orang Pura-Pura Kaya, tapi Sebenarnya Tidak!
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mauricio Souza Blak-blakan Soal Rumor Mauro Zijlstra ke Persija, Sudah Ada Kontak tapi Belum Deal
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
5 Rekomendasi Genteng dan Harganya Terbaru 2026, Kualitas Awet dan Tahan Lama!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Jawab Kekhawatiran Investor Global soal Ekonomi RI, Purbaya Bilang Begini
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Karhutla meluas ke tujuh kecamatan, BPBD Sulteng tetapkan status siaga
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.