Iis Dahlia Bantah Tuduhan Intimidasi Ressa dan Ungkap Kronologi Sebenarnya

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.ID - Penyanyi dangdut Iis Dahlia membantah tudingan bahwa dirinya mengintimidasi Ressa Rizky Rossano dalam sebuah acara fashion show. Polemik ini muncul terkait pemberitaan tentang penelantaran anak antara Ressa dan Denada.

Sebelumnya, pengacara Ressa menyebut bahwa Iis memberikan kata-kata yang terkesan membangun tapi memojokkan Ressa. Hal itu dianggap bahwa Ressa yang menyebabkan Denada tidak mendapatkan pekerjaan.

Iis kemudian membuat video klarifikasi dan membantah semua tudingan melalui akun Instagramnya @isdahlia. Ia juga menceritakan kronologi sebenarnya dari pertemuannya dengan Ressa di acara tersebut.

“Wah nampaknya video yang berseliweran di sosial media ramai banget ya, kebetulan aku hari ini lagi ada acara di pesantren di Sumbawa dan banyak banget tuh kiriman-kiriman link-link video yang berseliweran,“ ujarnya.

Iis menegaskan tudingan pengacara Ressa sama sekali tidak benar. Ia siap menunjukkan bukti dan saksi yang hadir di lokasi acara.

“Jadi mas pengacara, saya mau menjelaskan bahwa hal yang mas bilang itu sama sekali tidak terjadi. Tidak terjadi dan tidak pernah terucap dari mulut saya bahwa katanya Denada di boikot itu karena Ressa. Kan ada buktinya, ada Caren Delano, ada si abang which is itu suaminya Shella yang mengundang Ressa di acara itu, silahkan boleh ditanya,“ katanya.

Ia menjelaskan bahwa kedatangannya murni untuk menghadiri undangan. Ia menegaskan niatnya sama sekali bukan untuk mengintimidasi Ressa.

“Saya mau menjelaskan nih ya buat semuanya, kronologinya adalah saya datang ke acara itu bukan untuk menggeruduk, bukan untuk mengerubungi, bukan untuk mengintimidasi apalagi meneror Ressa,“ tuturnya.

Ibu dua anak ini menambahkan bahwa kehadirannya berawal dari undangan Shella Saukia yang menggelar fashion show. Ia berkesempatan ke belakang panggung karena kedekatannya dengan Shella.

“Saya datang ke acara itu pure karena undangannya Shella Saukia ada fashion show, kebetulan Ivan Gunawan juga sebagai penyelenggara dan kebetulan saya bisa datangnya di tempat Shella. Karena saya dan Shella berteman baik, jadi saya punya akses untuk ke belakang panggung,“ jelasnya.

Ia menceritakan bagaimana awal pertemuannya dengan Ressa di lokasi acara. Ia bertemu Ressa secara spontan saat berjalan menuju ballroom.

 

“Saya berpikir ketemu Shella dulu, karena after fashion show pasti crowded dan saya harus buru-buru untuk nengok Inul kebetulan dia sakit. Setelah ketemu Shella saya mau ke venue, ke ballroom barengan sama suaminya Shella dan Carren, terus ditengah jalan pas mau ke venue ada Ressa disitu lagi jalan,“ ungkapnya.

“Saya menghampiri itu karena rasa empati saya, seluruh Indonesia kan tau ya kabar ini apalagi Dena kan teman bekerja saya gitu. Jadi saya mendekati dia, karena empati saya sebagai seorang ibu dan seorang anak. Sebelum saya ngomong, suami shella ngasih wejangan dan saya nyambungin sambil ngelus-ngelus,“ lanjutnya.

Wanita kelahiran Indramayu ini menegaskan bahwa tudingan intimidasi sama sekali tidak benar. Malah ia berusaha membesarkan hati Ressa agar tetap semangat.

“Kalian tau sendirilah hati saya gak bisa kalau hal-hal yang kayak gitu gampang iba, gampang menyentuh, dan yang katanya meneror dan mengintimidasi itu sama sekali enggak ada. Malah saya membesarkan hatinya karena sekarang dia banyak banget pekerjaan di dunia entertaint,“ tegasnya

Iis juga menyampaikan doa dan harapan baik untuk Ressa. Ia juga mengingatkan bahwa sebagai teman Denada, yang bisa dilakukan hanyalah mendoakan kebaikan.

“Saya bilang ‘kamu Alhamdulillah sekarang banyak berkah, mudah-mudahan kita semua berdoa hal baik yang akan terjadi, sabar mungkin suatu saat nanti entah kapan itu kita berharap semua masalahnya selesai dan berjalan baik‘ dan satu hal lagi ketika saya keluar dari fashion show pun ada wartawan, boleh dilihat ada wawancara-wawancara suda beredar,“ ujarnya.

Ia menekankan bahwa urusan Ressa dan Denada adalah hal privat. Iis hanya ingin semua pihak damai dan masalah cepat selesai.

“Gaada sedikitpun saya mau ikut campur dan saya enggak mau ikut campur. Karena saya tau ini adalah area privasi, area keluarga, kita sebagai teman itu cuma bisa mendoakan itu saja jangan salah mengerti. Jadi semoga semuanya baik-baik, semoga semuanya cepat selesai, salam damai selalu ya mas,“ tutupnya. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KBRI Roma Apresiasi Komunitas Pencinta Kebaya Promosikan Budaya Indonesia di Italia
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Di Rakornas 2026, Mendagri Ingatkan Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
• 23 jam laludisway.id
thumb
Viral Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak, Kombes Budi Beri Klarifikasi Begini
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Diminati Masyarakat
• 15 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pencarian Diperluas 15 Km demi Ibu di Bandung yang Hilang Usai Klosetnya Amblas
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.