JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan-mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI hingga akademisi di bidang internasional ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Salah satu yang telah hadir yaitu mantan Wamenlu Dino Patti Djalal. Kepada awak media, Dino mengaku rindu dengan Istana Kepresidenan.
BACA JUGA:Pengakuan Menkes Budi Gunadi: Malu! Sistem Pengobatan Kanker RI Masih Kalah dari Negara Tetangga
BACA JUGA:Sambo Makin Mendunia, PP Persambi Siapkan Kejurnas hingga Event Internasional Sepanjang 2026
"By the way, I miss the place," kata Dino.
Lebih lanjut, Dino mengaku tidak mengetahui hal-hal yang akan dibahas dalam pertemuan itu.
Dino hanya mengatakan dalam undangan tertulis bahwa Prabowo akan bicara mengenai isu geopolitik dan arah politik luar negeri.
BACA JUGA:Siswa SD Akhiri Hidup Karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Negara Lebih Pilih Sumbang Rp17 T ke Donal Trump!
BACA JUGA:Inilah Tampang Liu Xiaodong, WN Cina Otak Pelaku Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang!
"Undangan untuk datang, dan dalam suratnya disampaikan mengenai politik luar negeri, arah politik luar negeri, including Palestina. Itu saja yang saya tahu," jelas Dino.
Selain Dino, sejumlah mantan Menlu RI yang hadir yaitu Menlu periode 2009-2014 Marty Natalegawa, mantan Menlu RI periode 2014-2024 Retno Marsudi, mantan Menlu RI periode 1999-2001 Alwi Shihab.
Wamenlu RI, Arrmanatha Nasir mengatakan, Presiden Prabowo mengundang para mantan Menlu dan Wamenlu serta para pemikir untuk berdiskusi soal isu terkini. Khususnya, terkait kondisi geopolitik.
"Bapak presiden hari ini menerima para Menlu wakil Menlu juga mantan Menlu, Wakil Menlu serta para think tank untuk berdiskusi. Situasi geopolitik dan lain sebagainya," jelas Arrmanatha.

.jpg)


