Cak Imin Soal Penyebab Siswa SD di NTT Akhiri Hidup: Ada Masalah Bilang ke Kita

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, akan mengecek penyebab anak berinisial YBS (10), siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, nekat mengakhiri hidupnya.

"Iya, kita lagi terus telusuri. Sehingga yang paling penting aparat pemerintahan betul-betul responsif dan terbuka untuk tidak boleh lagi ada yang tersumbat," kata Cak Imin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (3/4).

Cak Imin berharap pemerintah daerah segera mengecek pejabat Kabupaten Ngada terkait penyebab anak tersebut mengakhiri hidupnya.

"Iya, kita berharap begitu. Itu Pemda akan bertindak cepat," ujarnya.

Lebih lanjut, Ketum PKB itu juga meminta kepada masyarakat agar terbuka dengan keadaannya. Jika membutuhkan sesuatu harus segera direspons.

"Jadi, saya sudah minta kepada seluruh jajaran, baik pemerintah pusat maupun daerah, dan juga kepada masyarakat, untuk betul-betul terbuka terhadap keadaannya. Apabila memang membutuhkan bantuan alat tulis, bantuan apa pun, itu harus segera ditangkap dan disampaikan. Jangan sampai beban-beban ekonomi tidak tersampaikan kepada para pejabat ataupun tokoh masyarakat," jelas dia.

"Karena kasusnya sepele, yang kemudian sangat mengharukan, itu, tidak boleh terjadi lagi. Jadi kepada masyarakat, kalau ada masalah soal ekonomi, soal utang, soal apa saja, soal alat tulis, pendidikan terutama, sampaikan kepada kita. Kita akan bertindak cepat," ucap dia.

Sebelumnya, bocah SD itu mengakhiri hidupnya pada Kamis (29/1) siang. Sebelum anak berusia 10 tahun itu meninggal dunia, ia sempat meminta dibelikan buku dan pensil kepada ibunya. Namun, karena tak mempunyai uang, sang bunda tak bisa memenuhinya.

Peristiwa ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan warga tempat tinggalnya di Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pertama Kali Kolaborasi dengan PUBG Mobile, Juicy Luicy: Seru Banget
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Sumardji, Diskors 20 Pertandingan dan Didenda Rp324 Juta
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya: Lapangan Gas Abadi RI Groundbreaking Dalam Waktu Dekat!
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Serap Aspirasi Para Kiai, Wapres Gibran Sambangi Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Indra Sjafri: Anak Indonesia Akan Nyaman Bermain dengan Cara Indonesia
• 18 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.