Pemerintah Vietnam akan mengizinkan investor asing untuk bertransaksi langsung melalui perusahaan pialang atau broker global, bukan melalui perusahaan sekuritas lokal.
Dikutip dari Bloomberg, keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pasar seiring dengan persiapan terkait peningkatan status menjadi pasar negara berkembang (emerging market) dari FTSE Russell.
Berdasarkan revisi peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Vietnam, investor asing dapat melakukan pemesanan melalui perusahaan pialang global yang bertindak sebagai perantara resmi, tanpa perlu membuka rekening perdagangan individual di perusahaan sekuritas domestik.
Menurut peraturan yang berlaku sejak 3 Februari tersebut, investor asing masih diwajibkan untuk mendaftarkan kode perdagangan sekuritas dan membuka rekening kustodian sekuritas dengan anggota kustodian, untuk menjaga pengawasan regulasi.
“Kerangka kerja ini menjawab kekhawatiran lama yang diangkat oleh FTSE Russell dan investor institusional asing mengenai kompleksitas kontrak, hambatan dalam proses pendaftaran, dan kejelasan hukum,” kata kepala ekonom SSI Securities Corp, Pham Luu Hung.
Pada Oktober, Vietnam akhirnya meraih peningkatan status dari frontier market yang telah lama ditunggu-tunggu dari FTSE Russell. Klasifikasi ulang ini akan resmi berlaku pada September, setelah ditinjau kembali pada Maret. Para pejabat juga menargetkan untuk mendapatkan promosi serupa dari MSCI pada akhir dekade ini.
Peraturan baru ini juga menetapkan bahwa tidak ada batasan pada jenis sekuritas yang memenuhi syarat untuk perdagangan non-prefunding. Hung menyebutkan, langkah ini akan mempermudah kendala operasional untuk pelacakan indeks dan replikasi tolok ukur.
Perusahaan pengelola dana investasi sekuritas asing juga diperbolehkan membuka dua rekening perdagangan, satu untuk perdagangan milik sendiri dan satu lagi untuk pengelolaan aset klien, menurut pernyataan tersebut.
Klarifikasi ini meningkatkan transparansi, memperbaiki pemisahan risiko, dan mendukung pengawasan yang lebih efektif terhadap pengelola aset asing yang beroperasi di Vietnam.




