JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan usulan pembatasan kompetisi politik dalam pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Adapun Cak Imin dan rombongan pengurus PKB melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo selama sekitar tiga jam di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurut Cak Imin, salah satu poin yang dibahas terkait pemilihan kepala daerah (pilkada).
"Ya, itu (pilkada) termasuk poin-poin pikiran yang kami usung dan beliau amat sangat setuju. Bahkan politik yang terlampau kompetitif, tiap hari kompetitif, tidak produktif," kata Cak Imin, usai pertemuan.
Baca juga: KPK OTT soal Bea Cukai dan Pajak, Purbaya: Shock Therapy buat Pegawai
Cak Imin juga mengusulkan agar kompetisi politik dibatasi agar bisa lebih produktif.
"Kompetisi politik saatnya dibatasi tidak setiap hari tetapi saat-saat tertentu sehingga lebih produktif bangsa kita," ujar Cak Imin.
Salah satu contoh pembatasan kompetisi politik yang dimaksud terkait pelaksanaan Pilkada melalui DPRD.
"Salah satunya adalah pilkada yang tentu menjadi program untuk dikembalikan pada sistem yang lebih kondusif," papar dia.
Meski begitu, Menko Pemberdayaan Masyarakat ini menambahkan wacana Pilkada via DPRD masih belum dibahas dalam waktu dekat.
Baca juga: Hakim Dalami THR dan Hampers dari Ary Gadun FM ke Kombes-kombes di Mabes Polri
"Soal kapan, belum waktunya kita membahas itu, di DPR juga belum, nanti pada saatnya," kata Cak Imin.
Terkait sikap partainya soal Pilkada via DPRD, Cak Imin menegaskan bahwa PKB sejak lama menginginkan hal itu.
"Setuju. PKB dari dulu menginginkan pilkada melalui DPRD," tegas Cak Imin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang