DPR Nilai Kinerja Menpar 50: Anggaran Habis di Seminar Internal

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Sudibyo memberikan nilai 50 terhadap kinerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana. 

Penilaian itu disampaikan menyusul kebijakan pariwisata yang dinilai belum mampu menjadi mesin penggerak ekonomi hingga ke pelaku wisata di tingkat bawah.

“Kalau saya boleh menilai 100, nilai secara ujian bener semua kan 100, saya menilai Ibu masih 50,” kata Yoyok dalam rapat kerja Komisi VII bersama Menteri Pariwisata di Gedung DPR RI, Rabu (4/2/2026).

Yoyok mengakui pariwisata kerap diklaim sebagai penyumbang devisa dan penyerap tenaga kerja besar.

Namun, menurutnya, kebijakan yang diambil sepanjang tahun lalu masih memiliki banyak celah.

“Kebijakan-kebijakan yang Ibu ambil tahun kemarin itu kan masih banyak celah dan bolongnya,” ujarnya.

Ia menekankan, kebijakan pariwisata ke depan seharusnya benar-benar diposisikan sebagai mesin ekonomi. Karena itu, penyerapan anggaran harus menyentuh langsung pelaku wisata di lapangan, bukan justru habis di internal kementerian.

“Penyerapan anggaran yang akan datang ini harus benar-benar sampai ke pelaku wisata ke bawah. Jangan sampai malah habis anggaran yang digunakan ke dalam kementerian Ibu sendiri atau seminar sana-seminar sini,” tegas Yoyok.

Yoyok juga mengkritik arah kebijakan Kementerian Pariwisata yang dinilainya lebih menonjolkan penyelenggaraan acara ketimbang penguatan sektor dasar pariwisata.

“Jangan pula kementerian Ibu itu malah justru kayak sebagai EO aja. Luar biasa gemanya, cuma nggak sampai lagi ke pelaku-pelaku wisata yang ada di bawahnya,” katanya.

Ia menyinggung banyaknya objek wisata daerah dan desa wisata yang bangkrut meski dibangun menggunakan uang negara.

“Ibu tahu nggak data Pemda yang punya objek wisata yang pada bangkrut? Duit negara lho itu. Ibu tahu nggak desa wisata yang dibuat oleh dana desa yang habis?” ucapnya.

Yoyok mencontohkan Umbul Ponggok sebagai model pengelolaan wisata desa yang berhasil dan seharusnya dijadikan rujukan nasional.

“Umbul Ponggok, satu objek wisata bisa ngasih dividen seluruh KK yang ada di desa itu,” ujarnya.

Selain soal anggaran, Yoyok menyoroti mahalnya harga tiket dan kondisi infrastruktur menuju objek wisata yang dinilai masih banyak bermasalah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bea Cukai Buka Suara soal OTT KPK, Jamin Kooperatif
• 3 jam laludetik.com
thumb
Isu Jadi Ketua OJK Menguat, Misbakhun Tegaskan Masih Dimandatkan Golkar Pimpin Komisi XI
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wali Kota Jaksel Resmikan Taman Bermain Literasi dan Pojok Baca untuk Tingkatkan Minat Baca Anak
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Meriyati Hoegeng Dianugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama, Kapolri:
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Wapres Gibran: Kalau Santri, Ngajinya Pasti Baik
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.