Malang Bersiap Jadi Rumah bagi Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

Malang bersiap menjadi rumah bagi perhelatan Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama. Berbagai pihak turun tangan hendak menyukseskan acara itu.

Tiga hari menjelang Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama, kesibukan mulai terlihat di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026). Beberapa truk bermuatan besi kerangka tenda berhenti di ujung Jalan Tangkuban Perahu, di luar sisi timur stadion.

Sedangkan di dalam stadion, beberapa pekerja sibuk merangkai kerangka tenda. Beberapa ruangan juga nampak dibersihkan dan telah tertata. Ada juga pegawai yang mengarahkan pemasangan pernak pernik di sisi depan pintu stadion sisi barat.

Baca JugaNU dan Kiprahnya yang Terus Dinanti
Baca JugaNahdlatul Ulama Serukan Penghentian Kekerasan di Jalur Gaza

Sementara itu, di jalanan di pusat kota, terlibat beberapa baliho besar berisi ucapan selamat maupun hal lain terkait perhelatan yang disebut-sebut bakal dihadiri puluhan ribu kaum nahdliyin itu. Mujahadah Kubro rencananya digelar pada 7-8 Februari 2026.

Kegiatan ini pun semakin meriah dengan rencana hadirnya Presiden Prabowo Subianto. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang sebagai shahibul bait dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sebagai shahibul wilayah menyatakan kesiapannya menyambut rencana kehadiran Presiden.

"Pemkot dan Sekretariat Kabinet terus koordinasi intensif sejak jauh-jauh hari, termasuk menyiapkan sejumlah skema alternatif guna mengantisipasi dinamika di lapangan," ujar Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Rabu.

Tidak hanya berkoordinasi soal pengamanan presiden bersama TNI/Polri, menurut Wahyu, pihaknya juga menyiapkan pengamanan terhadap alur-alur yang akan dilalui jamaah, khususnya di sekitar Stadion Gajayana.

Wahyu mengatakan, kapasitas Stadion Gajayana yang hanya mampu menampung 25.000 jemaah menjadi perhatian khusus. Sebab, jumlah jemaah diperkirakan jauh melebihi kapasitas stadion dan akan meluber ke jalan-jalan sekitar lokasi.

“Titik perhatiannya bukan hanya di dalam stadion. Jemaah paling banyak berada di luar stadion, di jalan-jalan sekitar. Kalau Presiden lewat, sudah kita siapkan pengondisiannya, jemaah akan diarahkan ke mana,” paparnya.

Baca JugaSatu Abad NU Menjaga Martabat dan Akal Sehat
Baca JugaSatu Abad NU dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Baca JugaNuansa Keberagaman Karnaval Nusantara Satu Abad NU

Sebagai solusi, Pemkot bersama PCNU Kota Malang menyiapkan videotron di sejumlah titik agar jemaah di luar stadion tetap dapat mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro dengan nyaman dan tertib.

Rangkaian Mujahadah Kubro Satu Abad NU sendiri dijadwalkan berlangsung sejak pukul 02.00-09.00 WIB. Waktu pelaksanaan yang relatif pagi ini dipilih untuk menjaga kenyamanan jamaah.

Ketua PCNU Kota Malang KH Israqunnajah juga menyampaikan kesiapannya. PCNU Kota Malang sebagai shahibul bait siap menyambut puluhan ribu jamaah Mujahadah Kubro dan kedatangan Presiden. Koordinasi dengan Pemkot Malang telah dilakukan.

Alhamdulillah dukungan pemerintah daerah Malang Raya, khususnya Pemkot Malang sangat luar biasa. Juga ‘kakak’ kami, PD (Pengurus Daerah) Muhammadiyah dan gereja sekitar stadion. Mereka sangat mendukung gawe NU ini,” ucapnya.

Adapun Ketua Panitia Lokal Satu Abad NU, Edy Hayatullah, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 100 posko layanan untuk menyambut tamu nahdliyin. Selain diisi jajaran PCNU Kota Malang, posko juga diisi bantuan personel dari Muhammadiyah dan gereja di Malang. 

"Banyak gereja yang menyediakan tempat dan posko kesehatan untuk mendukung mujahadah ini. Saudara tua Muhammadiyah juga all out membantu. Juga TNI dan Polri, serta relawan dari berbagai unsur. Ini bentuk kolaborasi yang indah di Kota Malang," ucapnya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Mujahadah Kubro, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menyiapkan 200 titik layanan air. Dari jumlah tersebut, 50 titik suplai air untuk mandi cuci kakus (MCK), 50 titik keran wudhu di dalam Stadion Gajayana, serta 100 titik anjungan air siap minum dan keran wudhu di area luar stadion.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo, dalam siaran persnya, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai bagian dari Pemkot Malang sekaligus tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.

“Sebagai bagian dari Pemerintah Kota Malang dan tuan rumah yang baik, kami siap all out memberikan pelayanan air minum bagi seluruh jamaah yang hadir. Ketersediaan air minum dan sanitasi yang memadai menjadi prioritas utama agar kegiatan dapat berjalan aman, nyaman, dan khidmat,” ujarnya.

Ia berharap, kontribusi Perumda Tugu Tirta dapat mendukung suksesnya Mujahadah Kubro 1 Abad NU sekaligus memperkuat citra Kota Malang sebagai kota yang siap melayani kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan berskala besar.

Baca JugaSatu Abad NU Mengawal Bangsa
Baca JugaNU Meleburkan Segregasi Sosial

Sebelumnya, Perumda Tugu Tirta juga mencatat prestasi nasional dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia saat gelaran Pekan Olahraga Provinsi Jatim 2025, melalui penyediaan anjungan air siap minum di setiap venue cabang olahraga yang dipertandingkan.

Hadirnya puluhan ribu nahdliyin dalam acara tersebut dipastikan akan membuat suasana Kota Malang menjadi ramai. Apalagi, event itu dilaksanakan bersamaan dengan momentum akhir pekan. Dampaknya, penginapan-penginapan akan banyak diserbu tamu dari berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basoeki mengatakan, sebagian besar kamar di berbagai hotel telah penuh.

“Momentumnya kali ini bersamaan. Selain ada kegiatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU, juga bersamaan dengan event olahraga Proliga. Selain itu juga weekend sehingga orang akan datang ke Malang,” ucapnya.  

Menurut Agoes, PHRI telah meminta semua hotel memberikan special rate bagi tamu-tamu kegiatan Hari Lahir NU. Selain itu ada tujuh hotel yang memberikan voucher satu kamar gratis. Agoes menambahkan beberapa hotel juga siap apabila menjadi lokasi transit Presiden selama di Malang.

Baca JugaNU Lahir Menjawab Tantangan Peradaban
Baca JugaTantangan NU Memasuki Abad Kedua

“Selain itu, hotel-hotel memasang ucapan selamat datang. Bila perlu menyiapkan air mineral bagi tamu yang menginap lantaran kegiatan NU,” katanya.

Pemkot Malang sendiri berencana menutup sejumlah ruas jalan selama event ini berlangsung. Beberapa ruas jalan itu di antaranya Jalan Besar Ijen, Retawu, Wilis, Pahlawan Trip, Semeru, Welirang, Lawu, Merapi, Buring, Guntur, Sumbing, serta Taman Slamet.

Terkait acara itu, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya juga mengimbau calon penumpang memerhatikan waktu keberangkatan kereta, serta merencanakan perjalanan dengan baik menuju Stasiun Malang pada 7–8 Februari.

Hadirnya jamaah dalam jumlah besar dari berbagai daerah berpotensi menimbulkan peningkatan kepadatan lalu lintas. Begitu pula penerapan rekayasa dan penutupan sejumlah ruas jalan di kawasan pusat kota, termasuk akses menuju stasiun.

Baca JugaNU Ingin Indonesia Lebih Maju, Muhammadiyah Berharap Elite Jangan Bebani Masa Depan
Baca JugaNU dan Kepemimpinan Gagasan

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyampaikan, imbauan ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan pelanggan tetap dapat melakukan perjalanan kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Operasional perjalanan kereta api di wilayah Malang tetap berjalan normal sesuai jadwal.

“Langkah ini penting untuk mengantisipasi terlambat datang ke stasiun dan tertinggal naik kereta akibat padatnya lalu lintas karena ada rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama pelaksanaan Peringatan 1 Abad NU,” ujar Mahendro.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Golkar Masih Seleksi Calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pengganti Sari Yuliati
• 11 jam lalukompas.com
thumb
New Start Akan Berakhir, Tak Ada Lagi Batas Pengembangan Senjata Nuklir untuk Rusia dan AS
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bahar bin Smith Mangkir dari Panggilan Polisi, Minta Pemeriksaan Ditunda!
• 6 jam laludisway.id
thumb
Timnas U-17 Panggil 28 Pemain Lawan China, Banyak Wajah Baru
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Komnas PA Sarankan Virgoun Ajukan Perwalian Anak ke Pengadilan
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.