Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kesiapannya membantu Pemerintah Provinsi Banten dalam persoalan sampah. Hal itu disampaikan Pramono dalam sambutannya saat penandatanganan MoU tentang studi potensi kontribusi MRT Kembangan-Balaraja di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2).
Pram mengungkapkan, sebelumnya ia telah berbincang tentang sejumlah hal dengan Gubernur Banten Andra Soni. Salah satunya ialah bantuan pengangkutan sampah di Tangerang Selatan.
“Bahkan ini, Pak Gubernur saksinya, saya sampai mengatakan, ‘Pak Gubernur, kalau sampahnya benar enggak Tangerang Selatan belum bisa (ditangani), saya bantuin, saya angkutin. Ini pembicaraan saya dengan Pak Gubernur,” kata dia menjelaskan salah satu isi pembicaraannya dengan Andra Soni.
Pramono menambahkan, pihaknya siap membantu, khususnya jika kendala utama berada pada aspek transportasi.
“Saya membayangkan kalau memang problemnya adalah transportasi, tentunya Jakarta kan punya alat transportasi yang bisa digunakan,” ucapnya.
Pramono menegaskan, permasalahan di Jakarta dan Banten akan lebih mudah dipecahkan jika ditangani bersama.
“Kami merasa bahwa persoalan yang ada, baik di Jakarta dan Banten ini kalau kita tangani bersama pasti memecahkannya lebih gampang,” katanya.
Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa kewenangan terkait lokasi pembuangan sampah sepenuhnya berada di tangan Pemprov Banten, khususnya Pemkot Tangerang Selatan.
“Mengenai pembuangannya, ya tentunya sepenuhnya kewenangan dari Tangerang Selatan,” tandasnya.



