Komisi X DPR Soroti Kasus Siswa SMP Lempar Molotov: Ada Pihak Memanfaatkan

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyoroti kasus siswa melempar bom molotov di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Lalu menilai peristiwa itu menjadi peringatan serius terkait radikalisme.

"Jadi tadi lagi-lagi kita dapat berita yang tidak mengenakan, anak usia sekolah, hari ini dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu sebagai eksekutor untuk melaksanakan radikalisme," kata Lalu kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Lalu mengatakan pengawasan orang tua serta guru penting untuk mencegah peristiwa serupa terulang. Dia menyebut ada pihak-pihak yang sengaja menyasar siswa di tengah upaya pemerintah membangun dan menata berbagai persoalan bangsa.

"Kita tahu di saat negara kita hari ini sedang bangkit, sedang membangun, Presiden Prabowo Subianto sedang menata semua persoalan yang ada di republik ini, ada pihak-pihak yang tidak senang, ada pihak-pihak yang hari ini menggunakan kekuatan lain yang biasanya menggunakan orang dewasa, malah hari ini menyasar kepada siswa-siswi," ucap Lalu.

"Di beberapa kejadian, siswa-siswi inilah yang dimanfaatkan untuk menjadi eksekutor dalam melaksanakan radikalisme itu tadi," sambungnya.

Baca juga: Sosok Siswa SMP Pelempar Molotov di Kalbar, Hobi Main Game Tembak-tembakan

Dia pun berencana mengundang Kemendikdasmen untuk membahas persoalan tersebut. Lalu menilai perlu ada solusi konkret dari permasalahan tersebut.

"Kami akan mengundang Mendikdasmen untuk membahas ini secara serius. Walaupun berkali-kali kami bahas, selalu ada solusi, tetapi begitu solusi diberikan muncul lagi," ujar Lalu.

"Ini menjadi alarm bagi semua. Kalau orang mengatakan negara tidak hadir, negara itu hadir. Nah, sekarang kita cari salahnya di mana, sehingga ini terus berulang kembali," imbuhnya.

Dilansir dari detikKalimantan, seorang siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya diamankan polisi karena diduga sebagai pelaku pelemparan bom molotov di sekolahnya, pada Selasa (3/2). Bom molotov dilempar saat para siswa tengah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada jam istirahat. Satu pelajar menjadi korban terkena percikan benda dari molotov tersebut.

"Benar, telah terjadi dugaan pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya. Terduga pelaku sudah berhasil kami amankan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, Selasa (3/2).

Baca juga: Tas Siswa SMP Pelempar Molotov Dipenuhi Nama Pelaku Penembakan di Luar Negeri

Saat ini, polisi masih mendalami motif siswa tersebut. Pelajar kelas IX ini ternyata memiliki hobi bermain game tembak-tembakan.

Hasil pendalaman sementara, aktivitas remaja pelaku di sekolah terbilang normal. Namun, tekanan dari lingkungan keluarga diduga menjadi pemicu utama yang kemudian diperparah oleh kebiasaan bermain gim tembak-tembakan di gawai.

"Kami tanyakan hobinya, ternyata dia gemar bermain game tembak-tembakan. Di sisi lain, anak ini punya cita-cita yang jelas, ingin menjadi mekanik. Artinya dia sebenarnya punya tujuan hidup," jelas Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto, dilansir detikKalimantan, Rabu (4/1).




(amw/fas)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OTT KPK di Banjarmasin Terkait Restitusi Pajak
• 13 jam lalumerahputih.com
thumb
Timnas Iran Mendominasi Piala Asia Futsal Sejak 1999 hingga Status Raja Didapat, Sang Pelatih Angkat Bicara
• 9 jam lalumerahputih.com
thumb
Mahfud Sentil Polisi Berulah di Kasus Es Gabus pada Masa Reformasi Polri: Bebal Namanya, Keterlaluan
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Lautan Busa Tutupi Kali Kamal Muara, Nelayan Kerang Hijau Menjerit
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tali Putus, Alat Berat Nyaris Hantam Pengendara
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.