Wakil Presiden Gibran Rakabuming merespons terkait pemanggilan Komika Pandji Pragiwaksono oleh Polda Metro Jaya terkait materi Stand Up Comedy Mens Rea. Gibran menyatakan, yang dilakukan Panji lewat show nya itu adalah bentuk dari ruang berekspresi warga negara Indonesia.
"Indonesia sebagai negara demokratis membuka ruang bagi setiap warga negara untuk berpendapat dan berekspresi," kata Gibran dalam keterangannya, Rabu (4/2).
Gibran juga mendukung anak muda Indonesia termasuk Pandji untuk terus berkarya dan memberikan masukan kepada pemerintah dalam membangun bangsa. Namun, tetap dalam koridor yang mematuhi norma-norma budaya, nilai lokal dan agama.
"Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa, sesuai dengan penghormatan terhadap norma serta nilai-nilai lokal, budaya, dan agama," ucapnya.
Sebelumnya, Komika Pandji Pragiwaksono, angkat bicara mengenai rentetan laporan polisi yang menyeret nama dan karya pertunjukan tunggalnya yang bertajuk 'Mens Rea'.
Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, Pandji memastikan akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan.
Melalui kuasa hukumnya, Pandji mengkonfirmasi bahwa dirinya telah menerima undangan klarifikasi dari penyidik Polda Metro Jaya. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk hadir memenuhi panggilan tersebut pada Jumat (6/1).
"Rencananya datang. Cuma kostumnya aja belum ditentukan," ujar Haris Azhar saat mendampingi Pandji usai melakukan audiensi di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).
Haris Azhar juga menjelaskan kepastian kehadiran, dan menyebut kliennya akan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait aduan yang masuk.
"Dalam waktu dekat kita juga akan hadir ke undangan dari penyidik Polda Metro Jaya hari Jumat, jam 10," tambah Haris Azhar.





