GenPI.co - Kedekatan artis Nia Ramadhani dengan putrinya, Mikhayla, menunjukkan bahwa komunikasi yang tepat bisa membuat anak merasa dipahami dan mampu menghadapi stres.
Dilansir Your Tango, menghadapi stres menjadi bagian dari hidup, bahkan untuk anak-anak.
Namun, bagaimana cara mendukung mereka agar tetap kuat dan tenang saat menghadapi tekanan?
Berikut tips jitu membantu anak menghadapi stres.1. Gunakan Permainan Kata-Kata
Bantu anak menggunakan kata-kata untuk menggambarkan pengalaman mental dan fisik mereka tentang dunia.
Ajak anak menghubungkan situasi dan emosi dengan apa yang mereka rasakan, bukan dalam mode korban, melainkan dalam mode belajar yang penuh rasa ingin tahu.
Internet banyak menyediakan bagan perasaan dan sumber daya gratis sesuai usia yang bisa menjadi panduan untuk anak-anak memahami emosinya.
2. Ajarkan Kesadaran Diri Sejak Dini
Kesadaran diri merupakan keterampilan hidup dan kepemimpinan yang kuat.
Kesadaran diri bisa membantu anak-anak sukses di masa depan.
Ajari anak membaca isyarat tubuh dan pikiran untuk mengetahui keadaan emosionalnya.
Dengan begitu, anak belajar mengenali tanda-tanda stres sebelum hal ini menjadi masalah besar.
3. Hilangkan Mitos dan Stigma Negatif tentang Stres
Stres menjadi bagian normal dari kehidupan. Tidak ada yang salah jika anak merasa stres, karena itu cara otak menjaga keselamatan diri.
Kata-kata memiliki kekuatan untuk mengubah persepsi anak tentang stres dan dampak negatifnya.
Bantu anak memahami cara kerja otak, membedakan masalah besar atau kecil, dan menggunakan bahasa yang tepat.
Misalnya, gunakan skala 1-10 untuk menilai perasaan mereka. (*)
Video heboh hari ini:




