Polisi Inggris Selidiki Mantan Dubesnya di AS Diduga Bocorkan Rahasia Negara ke Epstein

viva.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pemerintah Inggris tengah meluncurkan penyelidikan pidana terhadap mantan Duta Besar Inggris untuk AS Peter Mandelson atas dugaan membocorkan dokumen internal pemerintah kepada mendiang pemodal Jeffrey Epstein.

Komandan Kepolisian Metropolitan, Ella Marriott pada Selasa, 3 Februari 2025, mengatakan Kepolisian Metropolitan menerima sejumlah laporan dugaan pelanggaran jabatan publik, termasuk rujukan dari pemerintah Inggris, setelah rilis lanjutan jutaan dokumen pengadilan terkait Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Baca Juga :
Ribuan Dokumen Epstein yang Dirilis Departemen Kehakiman AS Ditarik, Kenapa?
Pangeran Edward Angkat Bicara Usai Keluarga Kerajaan Disebut dalam Dokumen Epstein

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Kepolisian Metropolitan kini meluncurkan penyelidikan terhadap seorang pria berusia 72 tahun, mantan menteri pemerintah, atas dugaan pelanggaran jabatan publik," kata Marriot

Media Inggris melaporkan bahwa saat menjabat Menteri Bisnis pada 2009 di pemerintahan Perdana Menteri Gordon Brown, Mandelson mengirim dokumen internal kepada Epstein yang ditulis Nick Butler, penasihat politik senior Brown, mengenai kemungkinan penjualan aset negara Inggris di tengah krisis keuangan.

Pada Senin, Mandelson mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Buruh terkait hubungannya dengan Epstein. Sehari kemudian, ia meninggalkan keanggotaannya di House of Lords.

Sebelumnya, Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengumumkan seluruh materi terkait kasus Epstein telah dirilis. Dengan pengungkapan terbaru, total data yang dipublikasikan disebut melebihi 3,5 juta berkas, termasuk penyebutan nama-nama sejumlah tokoh berpengaruh dunia.

Pada 2019, Epstein didakwa di AS atas perdagangan seks anak di bawah umur dan konspirasi terkait, dengan ancaman hukuman hingga 40 tahun penjara.

Jaksa menyatakan ia menyalahgunakan puluhan gadis di bawah umur antara 2002 hingga 2005, sebagian berusia 14 tahun.

Pengadilan Manhattan menolak permohonan jaminannya pada Juli 2019.

Pada bulan yang sama, Epstein ditemukan tewas bunuh diri di sel tahanannya.

Nama-nama yang disebut dalam dokumen itu mencakup Presiden AS Donald Trump, pengusaha Elon Musk, pendiri Microsoft Bill Gates, mantan Presiden AS Bill Clinton, serta tokoh lainnya.

Baca Juga :
Melinda Gates Ungkap Luka Lama Pernikahannya Usai Nama Bill Gates Tercantum dalam Dokumen Epstein
Jeffrey Epstein Sebut Bill Gates Kena Penyakit Seks Menular
Dokumen Pengadilan Ungkap Cara Jeffrey Epstein Merekrut Gadis di Bawah Umur

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bikin geram, oknum debt collector pinjol gunakan orderan fiktif ambulans untuk tagih hutang
• 3 jam lalubrilio.net
thumb
Bareskrim Bongkar Transaksi Vape Etomidate di Parkiran Mal Jaksel
• 20 jam laludetik.com
thumb
Program PKK Cetak Juru Las Profesional, Gandeng Industri dan Seleksi Ketat
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Warga Terobos Rapat Paripurna HUT Ke-66 Bulukumba, Tolak Pembangunan Industri Petrokimia
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengangguran di Indonesia Turun Jadi 7,35 Juta per November 2025
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.