NGADA, KOMPAS.TV - Polda NTT mendalami motif bunuh diri siswa SD di Kabupaten Ngada.
Polisi telah mendatangi keluarga korban dan memberi pendampingan psikologis.
Dari hasil penyelidikan awal, siswa kelas empat yang bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, itu sempat minta dibelikan buku dan pulpen kepada ibunya.
Permintaan itu tidak terpenuhi karena sang ibu tidak memiliki uang.
Polda NTT sudah mengirimkan psikolog dan konselor untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus meninggalnya seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur yang diduga bunuh diri.
Mensos menegaskan, kejadian ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat pendampingan dan pemutakhiran data keluarga dengan kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: Anak SD Diduga Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku-Pena, Psikolog: Negara Ikut Tanggung Jawab
#anaksd #bunuhdiri #mensos
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- mensos
- anak sd bunuh diri
- siswa sd bunuh diri
- ntt
- alat tulis
- keluarga miskin





