KPK Tangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin dalam OTT Terkait Restitusi Pajak

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

KPK menangkap tiga orang, termasuk Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo, dalam OTT di Kalsel.

KPK Tangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin dalam OTT Terkait Restitusi Pajak. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dalam operasi senyap itu, lembaga antirasuah menangkap tiga orang, termasuk Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo.

"KPK mengamankan sejumlah tiga orang. Salah satunya adalah kepala kantor KPP Madya Banjarmasin," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat ditemui di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga:
KPK OTT Terkait Importasi Barang, Amankan Eks Direktur Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai

Budi menyampaikan, ketiga orang yang terjerat OTT itu tengah berada di perjalanan menuju Jakarta. Dalam operasi tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan uang lebih dari Rp1 miliar.

"Terkait dengan barang bukti yang diamankan, tim mengamankan uang tunai sejumlah sekitar Rp1 miliar lebih," katanya.

Baca Juga:
OTT KPK di Ditjen Bea Cukai Terkait Kegiatan Importasi Barang

Budi menjelaskan, OTT ini dilakukan lantaran diduga ada praktik curang dalam restitusi PPN atau pajak pertambahan nilai di sektor perkebunan yang berproses di KPP Madya Banjarmasin.

"Kemudian ada dugaan, pengaturannya dalam proses restitusi itu. Kemudian ada dugaan penerimaan yang dilakukan oleh para oknum di KPP Madya Banjarmasin," ucap Budi.

Baca Juga:
KPK Sita Logam Mulia 3 Kg hingga Uang Miliaran Rupiah dalam OTT Ditjen Bea Cukai

Atas dasar itu, KPK melakukan operasi senyap dan mengamankan tiga orang. Dari jumlah itu, dua orang merupakan ASN dan satu orang pihak swasta.

"Salah satunya adalah kepala kantor KPP Madya Banjarmasin. Saat ini sedang perjalanan menuju Jakarta," ucap Budi.

Baca Juga:
Soal OTT Bea Cukai dan Pajak, Purbaya: Tindak Secara Hukum

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Iran Pertimbangkan Transfer Uranium ke Rusia, Larijani Sampaikan Pesan Langsung dari Khamenei ke Putin
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Abdullah Al-Hamdan akan Debut Bersama Al Nassr saat Menjamu Al Ittihad? Jurnalis Arab Saudi: Dia Hadir
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.