Kisah Azka Bocah Kelas 2 SD di Dumai Riau dan Seragam Barunya

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Dumai -

Seorang bocah asal Kota Dumai, Riau, Muhammad Azka (8), hidup dalam kondisi memprihatinkan. Di tengah hidup yang serba keterbatasan, Azka dan dua kakaknya harus bergantian seragam sekolah.

Cerita mengenai Azka ini menggugah hati Kapolsek Dumai Timur Kompol Aditya Reza. Pada Rabu, 4 Februari 2026 siang tadi, Kompol Aditya dan personelnya berkunjung ke rumah Azka di Jalan Muslim Gang Damai, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Di sebuah rumah kontrakan, Azka tinggal bersama ibunya bekerja serabutan, dua kakak dan satu adiknya yang berusia 4 tahun. Sementara ayahnya bekerja merantau di Batam sebagai buruh kasar.

Sewaktu kapolsek tiba, token listriknya berbunyi. Kapolsek memperkenalkan diri kepada Heni, ibunda Azka, sekaligus meminta izin membawa Azka pergi ke pasar untuk membelikan seragam sekolah baru.

"Cerita ibunya, seragam kakaknya turunan dari warga, jadi ananda Azka gantian (pakai seragam) sama kakaknya," kata Kompol Aditya, dalam keterangannya.

Karena keterbatasan ekonomi, Heni tak mampu membelikan seragam untuk Azka. Pagi tadi, Azka bahkan sempat pergi ke sekolah hanya dengan pakaian sehari-hari.

Mendengar hal itu, Kapolsek lantas membawanya ke pasar untuk membelikan seragam baru buat Azka. Azka pun senang dan berterima kasih kepada polisi.

Baca juga: Kapolda Riau: Reno Mengajarkan Kesetiaan dan Pengabdian Tanpa Pamrih

Kapolsek Dumai Timur Kompol Aditya Reza membelikan seragam dan sepatu baru untuk bocah Azka. Foto: dok. Polres Dumai

"Terima kasih pak polisi sudah belikan seragam buat Azka," ucap Azka polos.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program 'JALUR' atau Jelajah Riau untuk Rakyat, sebuah program unggulan Kapolda Riau untuk menyentuh warga di pelosok yang hidup termarjinalkan.

"Kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Kegiatan bantuan ini kami lakukan sebagai bentuk nyata kepedulian, terutama terhadap anak-anak yang berprestasi namun terkendala dalam hal fasilitas sekolah," ujar AKBP Angga Febrian Herlambang.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud konkret 'Polri untuk Masyarakat'. Ia juga menegaskan bahwa Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi hadir untuk masyarakat yang membutuhkan.

Selain memberikan seragam sekolah, Polsek Dumai Timur juga memberikan sembako dan sepatu untuk Azka. Kapolres berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua Azka.

"Kami berharap bantuan seragam sekolah ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga penerima, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi yang lebih baik. Selain itu, melalui kegiatan seperti ini, kami juga ingin mempererat tali silaturahmi dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Program seperti ini akan kami lanjutkan secara berkala sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Melanie Subono Apresiasi Penghargaan Polri untuk Reno: Ini Sebuah Kemajuan




(mea/dhn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Orang Tua Anak Korban Bunuh Diri di Ngada Tak Terdata Penerima Bansos
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jika Bahar bin Smith Tak Hadiri Pemeriksaan Hari Ini, Polisi Akan Panggil Lagi
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Ini yang Dibutuhkan dari Balap Ketahanan
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Warga Gugat Pemkot Tangsel soal Sampah Menumpuk, Sidang Perdana Hari Ini
• 17 jam laludetik.com
thumb
OJK Siap Sediakan Data dan Informasi buat Penegakan Hukum Pasar Modal
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.