FAJAR, BANDUNG — Arah pergerakan Persib Bandung di penghujung bursa transfer paruh musim Super League mulai menemukan bentuk. Di tengah negosiasi yang tak kunjung menemui kata sepakat dengan Ragnar Oratmangoen, Maung Bandung justru bergerak ke jalur lain: Sergio Castel.
Nama striker asal Spanyol itu mencuat kuat jelang penutupan bursa pada 6 Februari 2026. Bahkan, kabar terbaru menyebut prosesnya sudah melangkah lebih jauh—bukan lagi sekadar rumor.
Jurnalis Italia Lorenzo Lepore mengklaim Sergio Castel telah resmi menandatangani kontrak bersama Persib Bandung.
“EKSKLUSIF: Sergio Castel telah menandatangani kontrak dengan PERSIB Bandung pagi ini (waktu Indonesia), yang mengikatnya di klub hingga akhir musim,” tulis Lepore melalui akun X @lorenzooleporee, Rabu (4/2/2026).
Kabar tersebut diperkuat akun Instagram @liga_dagelann yang menyebut Castel menolak tawaran dari klub Siprus demi berlabuh ke Bandung.
“Castel lebih memilih Persib ketimbang tawaran dari Siprus. Sergio Castel gabung Persib Bandung. Striker asal Spanyol itu dikontrak hingga akhir musim 25/26,” tulis akun tersebut.
Ragnar Mandek, Persib Berbelok
Masuknya nama Sergio Castel tak bisa dilepaskan dari situasi Ragnar Oratmangoen. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu sempat menjadi target utama Persib di deadline day. Namun hingga kini, negosiasi belum menunjukkan progres signifikan.
Persoalan durasi kontrak, skema gaji, hingga komitmen jangka pendek disebut menjadi titik krusial yang sulit dijembatani. Di tengah kebutuhan mendesak akan penyelesai akhir, Persib tak bisa menunggu terlalu lama.
Deadline semakin dekat. Risiko terlalu besar jika lini depan tetap diserahkan pada stok lama yang performanya belum konsisten.
Siapa Sergio Castel?
Sergio Castel Martinez lahir di Las Rozas, Spanyol, dan berposisi sebagai striker murni. Pemain berusia 30 tahun itu terakhir membela Apollon Limassol (Siprus) pada musim 2025/2026, dengan catatan tiga gol dari 15 pertandingan.
Meski statistik terakhirnya tak mencolok, Castel punya rekam jejak yang cukup solid di lintas liga. Salah satu periode terbaiknya datang saat membela Jamshedpur FC di Indian Super League—tujuh gol dari 11 laga, catatan yang menunjukkan efektivitasnya sebagai finisher.
Berdasarkan data Transfermarkt, sepanjang karier profesionalnya Castel telah mencatatkan:
217 pertandingan
62 gol
13 assist
Angka itu menggambarkan profil striker pekerja—bukan bintang glamor, tetapi terbiasa hidup di kotak penalti.
Taruhan Bojan Hodak
Jika transfer ini benar-benar tuntas, Sergio Castel akan menjadi taruhan langsung Bojan Hodak untuk menyelesaikan satu masalah klasik Persib musim ini: menang, tapi seret gol.
Persib relatif stabil dari sisi organisasi permainan, namun sering mentok di fase akhir. Minimnya penyelesaian peluang membuat dominasi tak selalu berbuah gol.
Castel hadir bukan sebagai proyek jangka panjang, melainkan solusi instan. Kontrak hingga akhir musim menunjukkan satu hal: Persib ingin hasil, sekarang.
Jalan Realistis di Deadline Day
Di tengah kerasnya persaingan papan atas, Persib memilih jalur realistis. Ketika negosiasi Ragnar Oratmangoen menemui kebuntuan, Maung Bandung tak memaksakan romantisme nama besar.
Mereka memilih striker siap pakai.
Berpengalaman.
Dan tersedia.
Deadline day tak selalu tentang kejutan sensasional. Kadang, ia soal keputusan paling rasional—dan Sergio Castel bisa menjadi jawaban itu.
Apakah cukup untuk mengangkat produktivitas Persib?
Waktu yang akan menjawab.
Yang jelas, di Bandung, pertaruhan sudah dimulai.



