Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi serius peristiwa meninggalnya seorang anak usia sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga dipicu persoalan sosial dan ekonomi.
Prasetyo menegaskan bahwa persoalan pendataan penerima bantuan sosial menjadi salah satu hal penting yang harus dibenahi.
"Ya itu bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh. Masalah pendataan, masalah laporan, termasuk tadi kepedulian sosial kita," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/2)
Menurut Prasetyo, peran aparat desa sangat krusial untuk mencegah warga terlewat dari jaring pengaman sosial.
"Barangkali kalau misalnya pun tidak atau belum masuk di dalam daftar penerima manfaat dari pemerintah, mestinya ada mekanisme-mekanisme secara struktural, misalnya melalui Kepala Desa atau Kepala Dusun yang itu terus-menerus melakukan monitoring dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah," katanya.
Selain aspek ekonomi, Prasetyo menyebut pemerintah juga menaruh perhatian pada faktor pendidikan dan kesehatan mental anak. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Nah bagaimanapun selain di faktor keluarga, faktor lingkungan, juga di sekolah menjadi sangat penting, edukasi dan terutama berkenaan dengan masalah mental adik-adik kita supaya jika mengalami sebuah tekanan atau mengalami sebuah permasalahan untuk dapat menyampaikan kepada guru-guru mereka di sekolah," ucap dia.
Terkait arahan Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo menyampaikan bahwa Prabowo memberikan atensi khusus terhadap peristiwa tersebut.
"Baik, tentu yang pertama berkenaan dengan terjadinya kejadian yang menimpa adik kita di NTT, tepatnya di Kabupaten Ngada, kami tentunya mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam," tandas dia.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460953/original/074159500_1767329160-WhatsApp_Image_2026-01-02_at_10.23.29.jpeg)

