Kena OTT, Kepala KPP Madya Banjarmasin dan 2 Orang Lainnya Tiba di KPK

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo dan dua orang lainnya yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026) malam.

“Pada peristiwa tertangkap tangan terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin, para pihak yang diamankan sejumlah 3 orang, saat ini sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Rabu.

Budi mengatakan, ketiganya tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 20.00 WIB.

Baca juga: KPK Sita Uang Rp 1 Miliar Lebih dari OTT di KPP Madya Banjarmasin

Meski demikian, ketiganya tidak melewati pintu depan gedung, melainkan pintu belakang.

“Selanjutnya pihak-pihak dimaksud akan dilakukan pemeriksaan intensif,” ujar dia.

Sebelumnya, KPK mengatakan, OTT di Kalimantan Selatan berkaitan dengan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin.

“Restitusi pajak. Ya, KPP Banjarmasin,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, melalui pesan singkat, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: KPK: OTT Pejabat Ditjen Bea Cukai Terkait Kasus Importasi

Dalam OTT tersebut, KPK menyita uang sekitar Rp 1 miliar lebih.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

KPK juga menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo dalam operasi senyap tersebut.

Selain Mulyono, KPK juga menangkap satu ASN dan pihak swasta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mega Satria Jadi Direktur Keuangan Pertamina, Emma Martini Direktur Portofolio
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Diduga Lecehkan Bocah 8 Tahun, Pria Paruh Baya Nyaris Jadi Amukan Massa di Pasar Minggu
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Inara Rusli Disebut Siap Berpisah dengan Insanul, Ikhlaskan sang Suami Rujuk dengan Mawa
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Kronologi Dirut PT MPAM Jadi Tersangka, Dugaan Insider Trading hingga Rekening Rp467 Miliar Diblokir
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.