Bareskrim Gagalkan Transaksi Vape Etomidate di Parkiran Mal Jaksel

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan transaksi narkotika jenis baru yang dikemas dalam catridge vape berisi etomidate di parkiran sebuah mal di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga tersangka berinisial AF (32), HS (45), dan R alias Aloy (41) serta menyita puluhan botol liquid siap edar.

"Tim melakukan pemantauan monitor di sekitar parkiran pusat perbelanjaan tersebut. Saat itu tim melakukan penangkapan terhadap AF dan HS. (Namun) setelah diinterogasi, catridge etomidate dipegang oleh saudara R alias Aloy," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Rabu, 4 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Densus 88: Siswa SMP Kalbar Terinspirasi Penembak Massal Luar Negeri

Polisi kemudian membekuk R alias Aloy di sebuah warung kopi tak jauh dari lokasi pertama dengan barang bukti 65 pcs catridge etomidate. Pengembangan berlanjut pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan penggeledahan di rumah tersangka AF yang mengungkap adanya home industry pengemasan liquid berbahaya tersebut.

"Diamankan sisa liquid etomidate beberapa mili, liquid perasa, botol bekas liquid etomidate, alat inject catridge, alat press, timbangan, bong atau alat hisap sabu dan delapan pcs catridge kosong," ujar Eko.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, jaringan ini diduga dikendalikan oleh dua warga binaan Lapas Kriminal Cipinang bernama Paijo dan Abdul Fakar alias Abdul Rojak. Tersangka AF mengaku mendapatkan upah sebesar Rp2 juta per minggu yang dikirim melalui transaksi ATM tanpa kartu (cardless) untuk berperan sebagai kurir dan pengemas.


Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan transaksi narkotika jenis baru yang dikemas dalam catridge vape berisi etomidate. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.

"AF mengaku etomidate yang dikuasainya adalah milik Paijo, warga binaan Lapas Kriminal Cipinang. Namun untuk pengeluaran atau penjualan catridge diatur oleh Abdul Fakar," ungkap Eko.

Saat ini, Bareskrim Polri tengah berkoordinasi dengan pihak Lapas Cipinang untuk mendalami keterlibatan narapidana tersebut. Polisi juga terus memburu jaringan lain yang terlibat dalam peredaran gelap etomidate yang disamarkan sebagai cairan rokok elektrik ini.

"Rencana tindak lanjut melakukan pengembangan untuk penangkapan DPO dan jaringan terkait lainnya. Kemudian melakukan koordinasi dengan pihak lapas Cipinang," ujar Eko.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perubahan Iklim Membuat Nyamuk Penyebab DBD Jadi Lebih Agresif
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Longsor Bandung Barat, BNPB Sebut Masih Cari 6 Korban Termasuk Anggota TNI
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Ungkap Statusnya
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Iran Siapkan Perundingan dengan AS, Negara Kawasan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah
• 19 jam lalupantau.com
thumb
SMARTFREN Perluas Jangkauan 5G di Makassar, Wali Kota Apresiasi Event Fun Run
• 21 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.