MARIUS Borg Høiby, 29, putra dari Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit, memberikan kesaksian emosional pada hari kedua persidangannya di Pengadilan Oslo. Di hadapan hakim, Høiby mengaku gaya hidupnya yang dipenuhi pesta, alkohol, dan narkoba berakar dari kebutuhan ekstrem akan validasi.
Høiby hadir mengenakan kemeja krem dengan sweter wol biru tua. Sepanjang persidangan, ia tampak tertekan dan beberapa kali menyeka air mata. Ia mengaku merasa terbebani sorotan media yang telah mengikutinya sejak usia tiga tahun.
"Saya hanya dikenal sebagai putra Mama. Tidak ada yang lain," ungkap Høiby di hadapan tiga hakim. "Hanya sedikit orang yang bisa memahami kehidupan yang saya jalani. Banyak pesta, alkohol, dan beberapa jenis narkoba."
Baca juga : Skandal Kerajaan Norwegia: Putra Mahkota Ditangkap, Kasus Epstein Ibu Mencuat
Dugaan Pemerkosaan dan Rekaman VideoHøiby saat ini menghadapi lebih dari 30 dakwaan, termasuk empat tuduhan pemerkosaan yang terjadi antara Desember 2018 hingga November 2024. Dakwaan tersebut menyatakan ia melakukan pelecehan seksual terhadap para korban saat mereka sedang tidur atau dalam kondisi tidak berdaya.
Salah satu saksi korban mengaku "100 persen yakin" bahwa dirinya telah dibius saat menghadiri pesta di ruang bawah tanah kediaman orangtua Høiby pada 2018. Korban menceritakan rasa "dikhianati dan terkejut" setelah polisi memperlihatkan video yang diduga merekam aksi kekerasan seksual yang dilakukan Høiby terhadapnya.
Namun, Høiby membantah keras tuduhan tersebut. Meskipun ia mengakui pernah merekam video berdurasi lima menit di lokasi tersebut, ia bersikeras bahwa hubungan seksual terjadi atas dasar suka sama suka.
Baca juga : Putri Mahkota Norwegia Terseret Skandal Epstein di Tengah Sidang Pemerkosaan Putranya
"Saya tidak tidur dengan perempuan yang tidak bangun (sadar)," tegasnya saat dicecar jaksa penuntut mengenai kondisi korban dalam rekaman tersebut.
Tekanan bagi Kerajaan NorwegiaKasus ini menjadi hantaman keras bagi keluarga Kerajaan Norwegia. Persidangan berlangsung di tengah sorotan publik terhadap Putri Mahkota Mette-Marit, yang sebelumnya juga menuai kritik karena riwayat komunikasinya dengan terpidana kasus asusila asal AS, Jeffrey Epstein.
Pihak istana baru saja mengonfirmasi Putri Mette-Marit menunda perjalanan pribadinya hingga pemberitahuan lebih lanjut tanpa memberikan alasan detail. Di sisi lain, Høiby juga melancarkan kritik terhadap media Norwegia yang dianggapnya memutarbalikkan fakta terkait penyelidikan polisi.
Jika terbukti bersalah atas rentetan dakwaan mulai dari pemerkosaan, penyerangan, hingga ancaman kekerasan, Marius Borg Høiby terancam hukuman minimal 10 tahun penjara. Persidangan dijadwalkan akan berlanjut pada Kamis waktu setempat untuk mendengarkan keterangan lebih lanjut dari terdakwa. (BBC/Z-2)




