Gegara Materi Stand Up Comedy Soal Tentara, Komedian Dihukum Penjara Enam Tahun!

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Seorang Komedian Stand Up Rusia, Artemy Ostanin dijatuhi hukuman penjara hampir enam tahun setelah dinyatakan bersalah atas kasus ujaran kebencian melalui lelucon yang dibuatnya tentang seorang veteran perang yang kehilangan kedua kakinya dan Yesus.

Dikutip dari Reuters, Rusia menjatuhkan hukuman lima tahun sembilan bulan penjara serta denda sebesar ₽300.000. Putusan tersebut dijatuhkan setelah lelucon sang komedian memicu kemarahan kelompok nasionalis dan blogger militer dari Moskow.

Baca Juga: New Start Akan Berakhir, Tak Ada Lagi Batas Pengembangan Senjata Nuklir untuk Rusia dan AS

Dalam persidangan, Ostanin mengatakan bahwa penangkapan dan perlakuan yang ia terima sudah merupakan hukuman yang cukup atas kesalahan yang dituduhkan kepadanya.

Ostanin sendiri tidak terima dengan hukumannya dengan menyuarakan kekesalannya saat ditanya oleh pengadilan dari Rusia.

“Persetan dengan praktik peradilanmu. Tidak, saya tidak mengerti,” tegasnya.

Diketahui, kasus ini bermula dari sebuah penampilan stand-upnya di hadapan audiens kecil pada tahun lalu. Dalam penampilannya, ia melontarkan lelucon tentang seorang veteran perang miskin yang kehilangan kedua kakinya akibat ledakan ranjau dan terpaksa menggunakan skateboard untuk bergerak di terowongan bawah tanah di Moskow. 

Ostanin juga menyinggung perasaan umat beragama melalui lelucon lain yang ia lontarkan tentang Yesus. Hal itu menuai kecaman dari kelompok nasionalis dari Ortodoks.

Adapun Ostanin waktu kejadian bukanlah figur publik yang begitu dikenal luas. Rekaman video saat ia menyampaikan punchline menunjukkan empat komedian lain tetap berwajah datar, sementara terdengar beberapa penonton tertawa.

Namun, potongan video tersebut kemudian menyebar luas setelah diangkat oleh blogger perang dan kelompok nasionalis di Telegram. Mereka menuduh sang komedian telah melewati batas dengan mengejek veteran yang disebut sedang mempertaruhkan nyawa mereka di medan perang.

Baca Juga: AS-India Sepakat, Modi Akan Stop Beli Minyak Rusia

Ostanin takut menghadapi gelombang kecaman, ia akhirnya mencoba melarikan diri dari Rusia. Namun ia ditangkap polisi dan dipulangkan ke Moskow.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hari ke-12 Operasi SAR Longsor Pasirlangu, 92 Kantong Jenazah Diterima, 67 Teridentifikasi
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabupaten Badung di Bali Punya Kualitas Udara Terbersih di RI Pagi Ini
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pejabatnya Kena OTT KPK, Purbaya: Momen Benahi Instansi Pajak dan Bea Cukai
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
P2MI cabut izin PT Multi Intan Amanah karena langgar terkait deposito
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Menlu Sugiono: KTT D-8 Akan Digelar di Jakarta, Bahas Kerja Sama Ekonomi-Isu Air
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.