Uang Passolo Susul 4 Film Indonesia 2026 Tembus 200 Ribu Penonton

tabloidbintang.com
10 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Film lokal kembali menorehkan prestasi membanggakan. Uang Passolo resmi menyusul 4 film Indonesia tahun 2026 yang berhasil menembus 200 ribu penonton di bioskop. 

Capaian ini diraih Uang Passolo pada hari ke-25 penayangan, sekaligus menjadi tonggak penting bagi perfilman daerah, khususnya dari Makassar.

Kabar menggembirakan tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram @jadethamrin, yang mengungkap rasa haru sekaligus syukur atas pencapaian film tersebut.

“200.555 penonton untuk film lokal Makassar, sumpah sangat terharu campur bangga sekali. Terima kasih semuanya. Terima kasih untuk kalian semua yang sudah nonton tanpa terkecuali. Alhamdulillah filmnya masih tayang,” tulisnya.

Capaian ini menempatkan Uang Passolo sebagai salah satu film Indonesia yang mampu bersaing di tengah dominasi film nasional berskala besar.

Film ini menyusul beberapa judul lain yang lebih dulu menembus angka 200 ribu penonton yakni Alas Roban, Penerbangan Terakhir, Kuyank: Saranjana the Prequel, dan Kafir: Gerbang Sukma.

Menariknya, keberhasilan Uang Passolo juga menjadi bukti bahwa karya dari daerah mampu mendapat tempat di hati penonton nasional. 

Sajikan Realita Masyarakat 

Uang Passolo: Amplop Kondangan mengangkat tradisi masyarakat Bugis-Makassar mengenai pemberian amplop atau “passolo” dalam acara hajatan. 

Tradisi tersebut bukan sekadar simbol pemberian, tetapi juga memiliki makna sosial, gengsi, hingga tekanan budaya yang sering menimbulkan konflik tersendiri.

Film ini berkisah tentang dinamika kehidupan sejumlah tokoh yang terlibat dalam tradisi passolo. Mulai dari persoalan ekonomi, hubungan keluarga, hingga konflik sosial yang muncul akibat tuntutan adat dan ekspektasi lingkungan.

Dengan balutan drama komedi yang ringan namun menyentuh, film ini menyajikan realita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Selain menghibur, Uang Passolo juga mengajak penonton memahami nilai budaya sekaligus refleksi terhadap tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat modern.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satu Keluarga yang Tewas Tertimpa Kontainer di Pangkep Ternyata Hendak Pulang Menemui Orang Tuanya di Makassar
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Kemdiktisaintek-BRIN perkuat kolaborasi sains dan teknologi Indonesia
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Naik Jabatan Bukan Lagi Impian: Cerita Pekerja Muda Memilih Hidup Lebih Pelan
• 32 menit lalukompas.com
thumb
Ini yang Dibutuhkan dari Balap Ketahanan
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Istana Tanggapi Kabar Keluarga Bocah SD Bunuh Diri di NTT Tak Dapat Bansos
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.