Jakarta, VIVA – Perseteruan antara Inara Rusli dan Virgoun terkait hak asuh anak kini memasuki fase yang lebih serius. Setelah anak-anak tinggal bersama Virgoun, Inara memilih menempuh jalur perlindungan anak dengan melapor ke Komnas Anak, berharap hak pengasuhan kembali padanya.
Kuasa hukum Inara, Herlina, menegaskan bahwa secara hukum Virgoun tidak memiliki hak mengasuh anak-anak yang masih berusia di bawah 12 tahun. Ia menekankan bahwa aturan perundang-undangan di Indonesia berpihak pada ibu selama anak belum mencapai usia mumayyiz. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
"Karena anak ini masih belum Mumayyiz, yaitu belum berusia 12 tahun. Nantinya dia berhak akan memilih ikut siapa ibu atau ayahnya," kata Herlina di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu 4 Februari 2026.
Menurut Herlina, prinsip tersebut juga menjadi dasar pertimbangan majelis hakim saat memutus perkara perceraian Inara dan Virgoun. Putusan itu tidak hanya melihat usia anak, tetapi juga menilai rekam jejak Virgoun selama rumah tangga berlangsung.
"Pertimbangan dari Majelis Hakim, melihat bukti-bukti pada saat persidangan dikarenakan ayahnya waktu itu ada bukti kekerasan terhadap anak dan bukti-bukti perselingkuhan ya," kata Herlina.
Tak berhenti di situ, faktor lain yang turut memperkuat keputusan hakim adalah dugaan keterlibatan Virgoun dengan narkoba. Bukti-bukti tersebut disebut telah diserahkan langsung oleh Inara ke persidangan.
"Inara menyerahkan bukti-bukti kekerasan anak dan menyerahkan bukti bahwa Virgoun sedang bermasalah narkoba," kata Herlina.
"Jadi pertimbangan majelis hakim anak-anak diserahkan kepada, selain masih belum Mumayyiz, anak-anak diserahkan kepada ibunya," ujar dia lagi.
Namun, dinamika berubah ketika kasus dugaan perzinaan Inara Rusli dengan Insanul Fahmi mencuat ke publik. Di tengah polemik tersebut, Virgoun mengambil keputusan membawa anak-anak keluar dari rumah Inara dengan alasan menjaga kenyamanan dan keamanan mereka.
Langkah itu mendapat dukungan dari ibunda Virgoun, Eva Manurung. Ia bahkan melontarkan tudingan serius terkait perlakuan Inara terhadap anak-anaknya, yang disebutnya pernah mengalami kekerasan fisik.
"Gimana ya? Kalau lo mukulin anak kayak mukulin ini, kayak mukulin maling?" ujar Eva Manurung.





