Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa ekonomi diberitakan Kantor Berita ANTARA pada Rabu (4/2/2026), mulai dari penerimaan negara capai Rp172,7 triliun per 31 Januari 2026 hingga soal pemangkasan badan usaha milik negara (BUMN) yang ditargetkan rampung pada 2026.
Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang masih menarik untuk disimak kembali pada Kamis pagi ini.
Penerimaan negara Januari capai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penerimaan negara tercatat mencapai Rp172,7 triliun per 31 Januari 2026, tumbuh 9,8 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan realisasi Januari tahun lalu senilai Rp157,3 triliun.
Baca selengkapnya di sini.
CEO Danantara: 6 proyek hilirisasi 'groundbreaking' pada 6 Februari
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan pada 6 Februari 2026 akan dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 6 proyek hilirisasi Indonesia.
Baca selengkapnya di sini.
BEI perketat syarat dan revisi aturan IPO imbas kasus emiten PIPA
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memperketat syarat dan ketentuan Initial Public Offering (IPO), seiring adanya perusahaan tercatat (emiten) yang belum lama melangsungkan IPO diselidiki oleh aparat penegak hukum.
Baca selengkapnyadi sini.
RI masuk lima besar negara eksportir besi-baja dunia berkat hilirisasi
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan) mengatakan Indonesia masuk lima besar negara eksportir besi dan baja dunia, setelah adanya kebijakan pemerintah dalam hilirisasi sebagai langkah meningkatkan nilai tambah dan daya saing global.
Baca selengkapnya di sini.
CEO Danantara bidik pemangkasan BUMN rampung 2026
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani membidik pemangkasan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) rampung pada 2026, sebagaimana pembahasan yang dilakukan bersama Komisi VI DPR RI.
Baca selengkapnya di sini.
Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang masih menarik untuk disimak kembali pada Kamis pagi ini.
Penerimaan negara Januari capai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penerimaan negara tercatat mencapai Rp172,7 triliun per 31 Januari 2026, tumbuh 9,8 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan realisasi Januari tahun lalu senilai Rp157,3 triliun.
Baca selengkapnya di sini.
CEO Danantara: 6 proyek hilirisasi 'groundbreaking' pada 6 Februari
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan pada 6 Februari 2026 akan dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 6 proyek hilirisasi Indonesia.
Baca selengkapnya di sini.
BEI perketat syarat dan revisi aturan IPO imbas kasus emiten PIPA
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memperketat syarat dan ketentuan Initial Public Offering (IPO), seiring adanya perusahaan tercatat (emiten) yang belum lama melangsungkan IPO diselidiki oleh aparat penegak hukum.
Baca selengkapnyadi sini.
RI masuk lima besar negara eksportir besi-baja dunia berkat hilirisasi
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan) mengatakan Indonesia masuk lima besar negara eksportir besi dan baja dunia, setelah adanya kebijakan pemerintah dalam hilirisasi sebagai langkah meningkatkan nilai tambah dan daya saing global.
Baca selengkapnya di sini.
CEO Danantara bidik pemangkasan BUMN rampung 2026
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani membidik pemangkasan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) rampung pada 2026, sebagaimana pembahasan yang dilakukan bersama Komisi VI DPR RI.
Baca selengkapnya di sini.




