Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi yang bersumber dari daratan di wilayah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Kamis pagi.
Berdasarkan informasi yang diekspose laman BMKG di Jakarta itu, pusat gempa magnitudo 3,1 berada di daratan pada kedalaman 10 kilometer sebelah barat Bojol, Kabupaten Pasaman.
BMKG menyampaikan bahwa data disampaikan pada tahap awal yang segera disiarkan setelah kejadian pagi ini, sehingga masih dapat mengalami pembaruan seiring dengan masuknya data yang lebih lengkap.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan berskala MMI I-III di Padang Panjang, Lubuk Sikaping, Agam, dan Bukittinggi.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada keterangan mengenai dampak kerusakan maupun korban.
Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Baca juga: Merata, BPBD: Zona rawan gempa di Sultra capai 3,8 juta hektare
Baca juga: Gempa tektonik di Bener Meriah akibat aktivitas sesar aktif
Baca juga: BMKG: 21 gempa tektonik guncang Kalimantan sepanjang Januari 2026
Berdasarkan informasi yang diekspose laman BMKG di Jakarta itu, pusat gempa magnitudo 3,1 berada di daratan pada kedalaman 10 kilometer sebelah barat Bojol, Kabupaten Pasaman.
BMKG menyampaikan bahwa data disampaikan pada tahap awal yang segera disiarkan setelah kejadian pagi ini, sehingga masih dapat mengalami pembaruan seiring dengan masuknya data yang lebih lengkap.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan berskala MMI I-III di Padang Panjang, Lubuk Sikaping, Agam, dan Bukittinggi.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada keterangan mengenai dampak kerusakan maupun korban.
Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Baca juga: Merata, BPBD: Zona rawan gempa di Sultra capai 3,8 juta hektare
Baca juga: Gempa tektonik di Bener Meriah akibat aktivitas sesar aktif
Baca juga: BMKG: 21 gempa tektonik guncang Kalimantan sepanjang Januari 2026





