Rupiah Melemah Jelang Rilis BPS, Investor Tunggu Data PDB 2025

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada Kamis (5/2) pagi. Melansir data Bloomberg, rupiah berada di level 16.812 per dolar AS, melemah 35 poin atau 0,21% pada pukul 09.35 WIB. 

Pada pembukaan pagi ini, rupiah dibuka melemah 31 poin dari penutupan Rabu (4/2) sore 16.777 per dolar AS. 

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memprediksi pelemahan ini karena investor menunggu data Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan 4 2025 yang akan dirilis Badan Pusat Statistik pada siang ini. 

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh data ISM jasa yang lebih kuat. Namun pelemahan akan terbatas, investor wait and see menantikan data PDB Q4 Indonesia siang ini,” kata Lukman kepada Katadata.co.id, Kamis (5/2). 

BPS akan merilis data resmi pertumbuhan ekonomi 2025 pada hari ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2025 mencapai 5,4%, meski sepanjang tahun berada di bawah target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

“Mendekati 5,2%, ada kemungkinan di sekitar 5,1%," ujar Purbaya di Jakarta, pekan ini. 

Meski demikian, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi bakal bergerak lebih pesat pada tahun ini dan mencapai 6%. Strateginya berfokus pada menggerakkan dua mesin pertumbuhan secara bersamaan, yaitu sektor pemerintah dan swasta.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa Semarang 5 Februari 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Akui Ada Kesalahan, Purbaya Harap Revisi UU P2SK Bisa Perkuat Sektor Keuangan
• 21 jam laludisway.id
thumb
Penampakan Bantuan Korban Longsor Bandung Barat Menumpuk di Gudang Logistik
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Mengamuk! ODGJ Bersenjata Tajam di Jombang Serang 2 Petugas saat akan Ditangkap | KOMPAS MALAM
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Viral Dulu, Hukum Belakangan: Ketika Linimasa Mengalahkan Konstitusi
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.