MerahPutih.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya buka suara terkait keikutsertaan Indonesia ke dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian tidak bersifat tetap.
Menurut Teddy, keikutsertaan Indonesia di aliansi yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini bersifat tidak tetap.
"Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri dari keanggotaan," kata Teddy dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2).
Baca juga:
Gabung BoP Opsi Paling Realistis Dukung Palestina, Prabowo Tegaskan RI Siap Cabut Jika Melenceng
BoP Lebih Konkret Dorong Gencatan Senjata di GazaNamun, Seskab menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam BoP merupakan langkah konkret demi mewujudkan gencatan senjata di Gaza. Apalagi, lanjut dia, Indonesia turut berperan dan memiliki suara, bukan hanya sekadar menghadiri konferensi.
"Keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret untuk turut serta secara langsung dalam mengurangi peperangan di Palestina, dan bukan hanya sebatas ikut konferensi, rapat, diskusi, atau pertemuan resmi," ujarnya.
Baca juga:
PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
Korban Konflik Gaza BerkurangTeddy menekankan diplomasi yang dilakukan Prabowo selalu mengutamakan pencapaian konkret untuk bangsa Indonesia, yang tecermin dari berbagai capaian strategis dalam satu tahun terakhir.
Seskab mencontohkan termasuk partisipasi Indonesia dalam perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi AS."Pasca-penandatanganan perjanjian, jumlah konflik dan korban pun telah berkurang signifikan," tandas Teddy. (Knu)




