Permintaan Emas Global Diprediksi Tetap Tinggi di 2026

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Dalam laporan Gold Demand Trends Q4 & Full-Year 2025, World Gold Council (WGC), mengungkapkan instrumen emas masih menjadi primadona di tengah ketidakpastian global. Berdasarkan laporan terbaru, total permintaan emas dunia sepanjang 2025 berhasil menembus rekor tertinggi mencapai 5.000 ton.

Head of Asia-Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks WGC, Shaokai Fan, mengungkapkan lonjakan ini turut didorong oleh permintaan investasi global yang menyentuh level bersejarah sebesar 2.175 ton. Investor di seluruh dunia tercatat berbondong-bondong mengalihkan aset mereka ke ETF, emas batangan dan koin sebagai langkah lindung nilai (safe haven) dan diversifikasi.

"Permintaan emas akan tetap meningkat. Hal ini dikarenakan ketidakpastian global yang masih terus terjadi, sehingga emas tetap menjadi pilihan instrumen yang aman," ungkap Shaokai dalam sesi tanya jawab dengan awak media, Rabu, 4 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Kilau Harga Emas Pulih, Lewati USD5.000/Ons


(Head of Asia-Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks WGC, Shaokai Fan. Metrotvnews.com/Surya Mahmuda)


Menanggapi dinamika pasar terkini, Shaokai mengakui adanya fluktuasi harga yang cukup signifikan. Harga emas sempat mengalami koreksi tajam antara 10 hingga 12 persen, yang salah satunya dipicu oleh sentimen dari pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Namun, harga tersebut terpantau cepat pulih, hingga Rabu pagi, 4 Februari 2026, harga emas telah kembali merangkak naik dan berada di level lebih dari USD5.000.

“Terkait dengan penurunan harga memang betul, harga emas sempat turun hingga 10 sampai 12 persen, tapi kemudian sudah pulih kembali dan sejak pagi ini sudah kembali lagi lebih dari USD5.000,” ujarnya. Prospek emas digital Beralih ke pasar domestik, WGC melihat potensi yang sangat cerah bagi emas digital di Indonesia. Shaokai menilai, profil demografi Indonesia yang didominasi generasi muda melek teknologi menjadi modal utama.

"Prospek emas digital di Indonesia sangat menjanjikan, khususnya karena profil demografi yang didominasi oleh kelompok muda yang melek teknologi. Tentu ini adalah kelompok yang sangat ideal untuk emas digital. Selain itu, kesadartahuan masyarakat Indonesia mengenai emas juga semakin meningkat. Jadi saya percaya prospek emas digital Indonesia akan cerah kedepannya," kata dia. (Surya Mahmuda)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Universitas Syiah Kuala Upayakan Penanganan Terpadu Pemulihan Banjir Sumatra
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
5 Warna Blush On untuk Kulit Sawo Matang Agar Tampil Fresh Seharian
• 38 menit lalubeautynesia.id
thumb
Short-Term Win ala Trump: Pola Politik Luar Negeri Kontemporer Amerika Serikat?
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Kumpulkan Tokoh Diplomasi dan DPR, Ini Kata Menlu Sugiono
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Cara Acha Septriasa dan Mantan Suami Kompak Bagi Waktu Agar Anak Tak Kehilangan Sosok Orang Tua
• 18 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.