Jakarta, tvOnenews.com – Fakta baru terungkap dalam kasus siswa SD bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban ternyata sempat dinasihati sang ibu agar tidak lagi bolos sekolah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian terhadap MGT (47), ibu korban, diketahui bahwa pada malam sebelum kejadian, korban tidur bersama ibunya di rumah. Dalam kesempatan itu, sang ibu menegur dan memberikan nasihat karena korban beberapa hari tidak masuk sekolah.
"Korban tidak sekolah dengan alasan sakit karena mandi hujan. Ibunya lalu menasehati supaya harus ke sekolah dan jangan mandi hujan," ujar Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, dikutip Kamis (5/2/2026).
Tak lama setelah peristiwa tersebut, korban ditemukan gantung diri di pohon dekat rumahnya. Aparat kepolisian kini masih terus mendalami latar belakang kejadian untuk memastikan penyebab pasti kematian bocah tersebut.
Andrey Valentino mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan sejumlah keterangan, termasuk dari pihak sekolah, guna mengungkap ada tidaknya dugaan perundungan atau bullying yang mungkin dialami korban.
"Penyidik juga memeriksa pihak sekolah, termasuk guru korban. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah korban juga jadi korban bullying atau tidak. Ini yang masih diselidiki," kata dia.
Ia menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan menyeluruh. Dari hasil visum sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Motif sementara karena putus asa lalu bunuh diri. Ini murni niatan anak," ungkapnya. (nba)




