Jakarta, tvOnenews.com - Jay Idzes dan kolega bakal mendapatkan keuntungan jelang menghadapi Inter Milan. Sassuolo telah mengumumkan secara resmi mengenai larangan suporter tandang.
I Nerazzurri akan bertandang ke Mapei Stadium untuk laga selanjutnya di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Duel akan berlangsung pada Senin (9/2/2026) dini hari pukul 00.00 WIB.
Inter tentunya menjadi unggulan untuk laga ini, mengingat mereka adalah pemuncak klasemen sementara. Namun, Cristian Chivu dan anak-anak asuhannya mendapatkan hukuman berat dari laga sebelumnya melawan Cremonese.
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Seorang suporter Inter melempar petasan dari tribun tandang Stadio Giovanni Zini. Petasan itu meledak di dekat kiper Timnas Indonesia yang membela Cremonese, Emil Audero.
Imbas dari kejadian tersebut, Menteri Dalam Negeri Italia memutuskan hukuman untuk Inter dan para suporternya. Mereka tidak akan bisa menyaksikan laga-laga Inter secara langsung di partai tandang.
Itu mulai berlaku pada akhir pekan ini ketika Sassuolo menjamu Inter. Jadi, tentunya ini menjadi keuntungan bagi Jay Idzes dan kolega.
Neroverdi pun telah mengumumkan secara resmi mengenai keputusan tersebut. Tribun tandang untuk laga ini akan ditutup.
“Mengenai laga Sassuolo vs Inter, pekan ke-24 Serie A, yang dijadwalkan pada hari Minggu 8 Februari pukul 6 sore di Mapei Stadium, Sassuolo Calcio mengumumkan bahwa penjualan tiket umum akan dimulai pada Rabu 4 Februari pukul 4 sore,” demikian pengumuman resmi dari klub.
“Tolong diketahui bahwa, sehubungan dengan keputusan Menteri Dalam Negeri, tribun tandang (Bagian Utara) telah ditutup untuk laga ini, dan penjualan untuk para penduduk Lombardia telah dilarang,” tambahnya.
- REUTERS/Matteo Ciambelli
“Bagi warga Lombardia yang membeli tiket selama periode pemesanan awal, batas waktu dan prosedur untuk meminta pengembalian dana akan segera diumumkan,” lanjutnya.
Dengan keputusan ini, maka Inter tidak akan memiliki pemain ke-12-nya di tribun untuk pertandingan melawan Sassuolo. Tentunya, ini perlu dimanfaatkan oleh Jay Idzes dan kolega. (rda)



