Tren Bullish Harga Emas Menguat, Investor Harus Apa?

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Harga emas dunia menunjukkan pergerakan yang dinamis pada perdagangan terbaru, dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental global. Pada sesi perdagangan Amerika Utara pada Rabu, harga emas mengalami tekanan jual dan turun lebih dari satu persen setelah sempat menyentuh level tertinggi tiga hari di kisaran USD 5.091.

Penguatan dolar AS yang moderat serta kondisi pasar yang cenderung beragam membuat pasangan XAU/USD terkoreksi dan diperdagangkan di area USD4.901. Meski demikian, tekanan tersebut belum sepenuhnya mengubah struktur tren utama emas yang masih berada dalam fase penguatan.

Menurut analisis dari Dupoin Futures, Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas saat ini masih mencerminkan kecenderungan bullish. Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk menunjukkan bahwa tren naik pada XAU/USD tetap terjaga.

"Koreksi yang terjadi dipandang sebagai bagian dari volatilitas jangka pendek, bukan sebagai sinyal pembalikan tren secara menyeluruh. Selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, peluang penguatan lanjutan masih terbuka," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 Februari 2026.

Andy memproyeksikan pada perdagangan hari ini, jika tekanan bullish kembali mendominasi pasar, maka harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan hingga mendekati level resistance di sekitar USD5.142. Level ini menjadi area teknikal penting yang dapat menguji kekuatan minat beli pelaku pasar.

"Namun demikian, apabila harga gagal melanjutkan kenaikan dan mengalami koreksi lanjutan, maka potensi penurunan terdekat diperkirakan berada di area support USD 4.899. Area tersebut dinilai krusial untuk menjaga struktur tren naik dalam jangka pendek," ujar dia.

Baca Juga :

Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Kompak Gak Berubah Hari Ini
 

(Ilustrasi. Foto: Freepik) Sentimen safe haven meningkat Dari sisi fundamental, pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan aset safe haven. Pada sesi awal Asia hari Kamis, harga emas tercatat melonjak hingga sekitar USD 5.005, mencerminkan upaya pemulihan setelah periode volatilitas yang cukup intens.

Sentimen kehati-hatian pasar dipicu oleh ketegangan geopolitik, khususnya setelah militer AS dilaporkan menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab. Insiden tersebut memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik antara AS dan Iran, meskipun kedua negara telah mengonfirmasi rencana perundingan di Oman.

Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pergeseran kepemimpinan di Federal Reserve dan ekspektasi kebijakan yang lebih hawkish berpotensi membatasi ruang kenaikan harga emas.

Pasar saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga Fed pada pertemuan Juni berada di kisaran 46 persen, berdasarkan CME FedWatch Tool. Penguatan Dolar AS turut memberikan tekanan tambahan bagi emas, dengan Indeks Dolar AS (DXY) tercatat naik ke level 97,67.

Data ekonomi AS yang dirilis menunjukkan sinyal yang beragam. Laporan ADP mencatat pertambahan tenaga kerja sektor swasta yang lebih rendah dari perkiraan, sementara PMI Jasa AS justru menunjukkan ekspansi yang solid. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa volatilitas harga emas masih akan berlanjut dalam waktu dekat.

"Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, harga emas hari ini masih memiliki peluang bergerak fluktuatif dengan kecenderungan bullish. Investor dan trader disarankan untuk tetap mencermati perkembangan geopolitik, data ekonomi AS, serta pergerakan Dolar AS sebagai penentu arah harga emas selanjutnya," kata dia. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Virgoun Dituding Ambil Paksa Anak oleh Inara Rusli, Eva Manurung Geram, Beri Sindiran ke Mantan Menantu
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
• 8 jam lalumerahputih.com
thumb
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Seharga Buku Tulis, Serendah Itu Nyawa Anak di Negeri Ini?
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo: Untuk Memastikan Satwa Terlindungi
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.