Tata Kelola Jadi Kunci RI Bisa Kejar Target Lifting Minyak Bumi

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM RI, Laode Sulaeman saat menyampaikan pemaparan dalam acara Energy Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman buka-bukaan soal keberhasilan pemerintah dalam mencapai target lifting minyak bumi dalam sembilan tahun terakhir. Salah satunya lewat penguatan tata kelola.

"Ini menarik. inti utamanya adalah strong leadership pak menteri ESDM. Saya jelaskan pertama adalah penguatan tata kelola. Saat ini saya di migas ada pertamina kita komunikasi koordinasi jangan sampai ada terlambat dan tidak berjalan," ujarnya dalam diskusi Energy Outlook 2026 di Auditorium Bank Mega, Kamis, (5/2/2026).

Kedua, ia mengatakan dalam penguatan tersebut optimalisasi lap eksisting terus dilakukan. Yakni lewat optimalisasi menggunakan teknologi.


Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat pengawasan untuk menjaga setiap persoalan yang ada di lapangan.

"Ketiga kita lakukan pengawasan termasuk bagaimana permasalahan yang sifatnya troubleshooting. Misal pipa terputus yang menurunkan produksi, kita tanya BU yang operasikan pipa itu, kalo berjalan normal bisa 1 bulan, ini contoh kasus troubleshooting," terangnya.

Baca: ESDM Buka-Bukaan Upaya RI Kurangi Ketergantungan BBM

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2025 Kementerian ESDM berhasil menorehkan capaian-capaian positif yang sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) yang kembali mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605,3 ribu barel per hari (Thousand Barrels of Oil Per Day/MBOPD).

Capaian lifting minyak ini pertama kalinya mengalami kenaikan dalam sembilan tahun terakhir. Adapun angka rata-rata lifting minyak sebesar 605,3 ribu barel per hari adalah termasuk Natural Liquid Gas (NGL) dan kondensat yang diproduksi PT Donggi Senoro LNG.

Baca: RI Punya 110 Potensi Area Blok Migas, Siap Dilelang!

(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:
Video: RI Siap Punya Pembangkit Listrik Dari Sampah, Menyala di 2027

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Inovasi Digital Jadi Kunci, Begini Strategi Perumda Panca Karya Tingkatkan PAD Maluku
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kapitalisasi Pasar Kripto Dunia Hilang Hampir USD 500 Miliar dalam Sepekan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Seskab Jelaskan Iuran Board of Peace Tak Wajib, RI Belum Bayar
• 7 jam laludetik.com
thumb
Momen Trump Marahi Jurnalis! Saat Ditanya Terkait Berkas Epstein di Gedung Putih
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Cak Imin Usulkan Pembatasan Kompetisi Politik di Pertemuan dengan Prabowo
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.