Diduga Terlibat Jaringan Sabu, Kasat Narkoba Polres Bima Diperiksa Polda NTB

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memeriksa AKP Malaungi, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota, atas dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu yang tengah diusut oleh Ditresnarkoba Polda NTB.

Pemeriksaan Lanjutan dari Kasus Bripka Karol

Pemeriksaan terhadap AKP Malaungi dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba sebagai tindak lanjut dari pengungkapan kasus yang menjerat anggota Polres Bima Kota lainnya.

"Masih dalam pemeriksaan Ditresnarkoba (Direktorat Reserse Narkoba) ya," ujar Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Muhammad Kholid melalui pesan singkat.

AKP Malaungi diperiksa setelah Ditresnarkoba melakukan penggeledahan ruang kerjanya di Mapolres Bima Kota, dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus Bripka Karol, anggota Polres Bima Kota yang lebih dulu ditangkap bersama istrinya (berinisial N) dan dua rekannya.

Keempatnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda NTB.

Mereka diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kota Bima.

Dua rekan Bripka Karol juga diketahui aktif membantu peredaran narkoba tersebut.

Barang Bukti dan Status Hukum

Dalam penggerebekan yang dilakukan sebelumnya, polisi menyita sabu seberat bruto 35,76 gram serta uang tunai sebesar Rp88,8 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi narkoba.

Polda NTB belum memberikan informasi lanjutan terkait hasil tes urine terhadap AKP Malaungi.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, telah menegaskan status hukum para tersangka dalam kasus ini dan menyatakan bahwa penyidikan terus dilakukan secara menyeluruh.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
• 1 menit lalusuara.com
thumb
Megawati Bertemu Ramos Horta di UEA: Cerita Anak Angkat-Diundang ke Timor Leste
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Istana: Adies Kadir Bakal Dilantik Jadi Hakim MK Pekan Ini
• 20 jam laludetik.com
thumb
5 Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh Harga Rp1 Jutaan: Solusi Awet untuk Ojol dan Mobilitas Tinggi
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
• 51 menit lalusuara.com
Berhasil disimpan.