KTT D8 Digelar di Jakarta, Ada Agenda Terkait Sektor Kelautan

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah ajang internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 atau forum ekonomi negara berkembang yang berisi delapan negara.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan acara KTT D8 akan digelar di Jakarta.

Venue-nya nanti rencananya di Jakarta. Kita cari tempat yang representatif,” kata Sugiono di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Menlu Ungkap Alasan RI Ikut Board of Peace: Untuk Tercapainya Solusi 2 Negara

Indonesia juga sedang mematangkan persiapan ajang D8 agar substansi pertemuan menghasilkan kesepakatan yang konkret.

Selain substansi, Sugiono mengatakan aspek teknis penyelenggaraan juga masih dipersiapkan.

“Kita sedang menyusun substansinya. Intinya adalah bagaimana menjadikan KTT kali ini sebagai satu yang sifatnya konkret, kemudian ada hasil-hasil yang nyata,” ujar Sugiono

Sugiono menargetkan, ada penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota dari ajang KTT D8 tahun ini.

“Karena masing-masing negara anggota ini punya kekuatan ekonomi masing-masing. Dan kalau misalnya dipadukan itu justru merupakan satu kekuatan yang besar,” lanjut dia.

Baca juga: Prabowo ke Negara D8: Kita Sering Lupa Potensi Besar Sumber Daya Maritim

Bahas sektor kelautan

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arif Havas Oegroseno mengatakan KTT D8 kemungkinan juga akan membahas soal sektor kelautan.

Sebab, mayoritas negara KTT D8 memiliki wilayah laut.

Adapun anggota D8 meliputi Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

"Nah KTT D8 itu kebetulan saya waktu itu mendampingi bapak Presiden waktu di Kairo, Indonesia mempunyai gagasan. Jadi negara D8 itu semua punya laut," ucap Arif.

Menurutnya, isu kelautan akan menjadi salah satu agenda dalam KTT D8.

Namun, rincian agendanya akan dibahas lebih lanjut.

"Jadi kita ingin D8 tahun ini juga mempunyai agenda mengenai kelautan dunia. Itu sudah masuk di agenda. Jadi kita akan detilkan lagi seperti apa," ungkap dia.

Baca juga: Indonesia Akan Pimpin Forum D8 Mulai 1 Januari 2026

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Arif menyebut, Indonesia juga sudah mengirim undangan untuk negara-negara tamu agar hadir KTT D8.

"Kita sudah kirim undangan. Jadi kita belum bisa sampaikan ke publik," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Inara Rusli Adukan Virgoun ke Komnas Anak, Eva Manurung: Kita Juga Banyak yang Mau Dilaporin!
• 41 menit lalugrid.id
thumb
Daihatsu Terios, SUV Penggerak Belakang Masih Jadi Favorit Konsumen Indonesia
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Hampir 70 Orang Daftar Seleksi Terbuka Deputi Industri Olahraga Kemenpora
• 1 jam laludetik.com
thumb
Riset BRIN: Tanah Jakarta Turun Lebih dari 10 Sentimeter per Tahun
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Hotel Bintang 3 Masih Jadi Pilihan Wisatawan Domestik saat ke Jakarta
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.