PT Chery Group Indonesia angkat bicara terkait temuan yang muncul dalam kegiatan Lepas L8 Driving Control Challenge yang digelar pada Kamis (29/1/2026) lalu. Pabrikan memastikan, temuan tersebut tidak mencerminkan kondisi keseluruhan produk Lepas L8 yang akan dipasarkan ke konsumen.
Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap kendaraan yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Hasilnya, temuan hanya terjadi pada satu unit dari fase produksi awal yang digunakan khusus untuk keperluan evaluasi internal.
“Unit tersebut merupakan bagian dari rangkaian penggunaan validasi standar Lepas. Kondisi ini terbatas pada satu unit dan tidak merepresentasikan performa maupun karakter keseluruhan lini produk Lepas L8,” ujar Zeng Shuo dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan, unit Lepas L8 lain yang digunakan dalam kegiatan tersebut, termasuk kendaraan yang diproduksi untuk konsumen, telah dilengkapi komponen terbaru.
“Unit-unit lain yang digunakan dalam kegiatan tersebut, serta seluruh kendaraan Lepas L8 yang diproduksi untuk pengiriman kepada konsumen, telah menggunakan spesifikasi komponen terbaru yang dikembangkan melalui proses penyempurnaan berkelanjutan dan telah memenuhi standar kualitas serta keselamatan Lepas,” jelasnya.
Menurut Zeng Shuo, evaluasi tersebut justru menjadi bagian penting dari komitmen Lepas dalam menjaga konsistensi kualitas dan keandalan produk sebelum kendaraan diserahkan ke tangan konsumen. Setiap masukan yang diperoleh dimanfaatkan untuk memperkuat proses produksi dan pengendalian mutu.
“Tujuan kami adalah menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkelas bagi konsumen,” lanjutnya.
Chery Group Indonesia menegaskan, Lepas akan terus menjaga standar kualitas dan keselamatan tertinggi di setiap tahap pengembangan produk. Komitmen tersebut berlaku untuk seluruh kendaraan yang dipasarkan, tanpa kompromi.


